Satgas Galapana Fasilitasi Pembersihan Kayu Bekas Banjir di Bendungan Krueng Keureuto

Politik

BANDA ACEH, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi IV DPR RI sekaligus perwakilan Satgas Galapana DPR RI, T.A. Khalid, memfasilitasi kesepakatan pembersihan tumpukan kayu bekas banjir yang mengancam kawasan Bendungan Krueng Keureuto, Aceh Utara. Kesepakatan tersebut dicapai setelah mempertemukan Balai Wilayah Sungai Sumatera I (BWS) dan PT Satya Agung di Posko Satgas Galapana, Banda Aceh, Jumat (27/2/2026). Ia mengungkapkan, tumpukan kayu seluas sekitar 7 hingga 10 hektare dengan ketebalan 1–2 meter di area genangan bendungan berpotensi menabrak tubuh bendungan dan memperparah dampak bencana. Material tersebut merupakan sisa banjir besar pada akhir November 2025 yang terus menumpuk dan bergerak mendekati bendungan. “Awalnya waktu terjadi bencana pada akhir November 2025 lalu itu ada kayu yang hanyut dan menumpuk di dalam kawasan Bendungan Krueng Keureuto. Tumpukan kayu ini semakin hari semakin merapat ke arah bendungan. Kalau ditabrak bendungan ini maka dampaknya akan lebih dahsyat dari bencana yang terjadi sekarang,” ujarnya. Menurut TA Khalid, BWS sebelumnya telah berupaya melakukan penanganan, namun pengangkutan terkendala akses lokasi. Opsi melalui kawasan hutan dinilai tidak memungkinkan karena harus membuka jalan baru. “Saat saya ke Aceh Utara bersama Ibu Titiek, sudah saya panggil pihak kehutanan duduk di bandara. Alasannya tidak bisa diangkut karena harus masuk lewat hutan kawasan, harus buat jalan, …