JAKARTA, FraksiGerindra.id — Komisi XIII DPR RI mendorong peringatan Hari Lahir Pancasila pada Juni mendatang dijadikan sebagai “Bulan Pancasila” sebagai momentum untuk melakukan kajian mendalam dan evaluasi implementasi nilai-nilai Pancasila di berbagai sektor kehidupan bernegara. Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, menegaskan pentingnya penggunaan data konkret untuk mengukur sejauh mana nilai Pancasila diterapkan pascareformasi, mulai dari sektor ekonomi, politik, pendidikan, hingga sosial budaya. “Juni nanti kita buat Bulan Pancasila, kita bahas semua cara kita bernegara. Apakah ekonomi kita berpancasila? Apakah politik kita berpancasila? Kita rumuskan bersama dengan data yang konkret,” ujar Sugiat dalam rapat dengar pendapat bersama BPIP di Senayan, Senin (13/4). Hasil dari kajian dan rembuk nasional tersebut direncanakan akan disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto sebagai gambaran kondisi riil penerapan nilai Pancasila di Indonesia saat ini. Sugiat menilai langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab konstitusional Komisi XIII sebagai mitra kerja Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP). Menanggapi hal tersebut, Kepala BPIP Yudian Wahyudi menyatakan kesiapan lembaganya untuk menindaklanjuti usulan tersebut, termasuk menyiapkan dukungan anggaran guna merealisasikan agenda Bulan Pancasila dan Rembuk Nasional. “Tadi saya sudah rembukan bahwa kita akan melakukan itu. BPIP akan menganggarkan ini sekalian dengan rembuk nasional,” tegas Yudian.
Related Posts
-
Politik
Kunjungi Sekolah Rakyat Menengah Pertama 9 Bandung, Melly Goeslaw Pastikan Sekolah Rakyat Berjalan Baik
-
Politik
Wihadi Wiyanto Nilai Konsumsi Rumah Tangga dan UMKM Jadi Penopang Pertumbuhan Ekonomi
-
Politik
Fasilitas Pengairan TNI Hidupkan 100 Ribu Hektare Sawah, Panen Bisa Menjadi Tiga Kali Setahun
-
Politik
Mulyadi Dorong Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Diperpanjang hingga Palabuhanratu