JAKARTA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi III DPR RI, Bimantoro Wiyono, menyoroti masih lebarnya kesenjangan kesejahteraan antara hakim dengan panitera dan jurusita di lingkungan peradilan. Ia mendorong agar kenaikan tunjangan bagi jajaran kepaniteraan segera direalisasikan guna menciptakan keadilan dan keseimbangan kerja dalam sistem peradilan. Hal tersebut disampaikan Bimantoro usai menerima aspirasi dari perwakilan Ikatan Panitera dan Sekretaris Pengadilan Indonesia (IPASPI) di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (27/1/2026). Ia menjelaskan bahwa aspirasi tersebut muncul seiring telah direalisasikannya kenaikan tunjangan bagi para hakim. Menurutnya, proses persidangan merupakan satu ekosistem yang utuh dan tidak dapat dipisahkan hanya pada satu profesi tertentu. Peran hakim, panitera, jurusita, panitera muda, hingga panitera pengganti saling terkait dan menjadi satu kesatuan dalam menjalankan fungsi peradilan. “Di dalam ruang persidangan itu bukan hanya hakim yang ada di situ. Ada panitera, jurusita, panitera muda, dan panitera pengganti. Memang itu menjadi satu kesatuan dan saling berkaitan,” ujarnya. Bimantoro menegaskan bahwa panitera memiliki peran krusial dalam membantu hakim, mulai dari administrasi perkara, penyusunan putusan, hingga pelaksanaan eksekusi putusan. Karena itu, ketimpangan penghasilan yang terjadi saat ini dinilai perlu segera dibenahi. “Ketimpangan daripada kenaikan tunjangan hakim ini sangat jauh sekali dibanding kawan-kawan dari kepaniteraan. Sehingga menurut pandangan kami, kenaikan tunjangan panitera …
Related Posts
-
Politik
Prabowo: MBG Hidupkan Petani, UMKM, hingga Ibu Rumah Tangga
-
Politik
Habiburokhman Minta Penanganan Adil Kasus Ayah yang Bunuh Terduga Pelaku Kekerasan Seksual di Pariaman
-
Politik
Rahayu Saraswati Dorong Peran Negara Perkuat Ekonomi Kreatif Berbasis Budaya dari Akar Masyarakat
-
Politik
Novita Wijayanti Serukan Penguatan Literasi Kebangsaan demi Menjaga Persatuan Bangsa