JAKARTA, FraksiGerindra.id — Kapoksi Komisi V DPR RI, Danang Wicaksana Sulistya (DWS), menilai kebijakan Work From Anywhere (WFA) yang diterapkan pada masa mudik Natal dan Tahun Baru 2026 (Nataru) merupakan langkah efektif untuk mengurai kepadatan arus perjalanan. Kebijakan tersebut dinilai mampu memecah puncak arus mudik sehingga lalu lintas menjadi lebih lancar. Hal itu disampaikan Danang di Jakarta, Jumat (19/12/2025). Danang Wicaksana menjelaskan bahwa penerapan WFA memberikan keleluasaan waktu bagi masyarakat dalam merencanakan perjalanan mudik. Dengan fleksibilitas tersebut, pergerakan masyarakat tidak terpusat pada hari-hari tertentu, sehingga potensi penumpukan kendaraan dapat diminimalkan. Menurutnya, kondisi ini berdampak positif terhadap kelancaran arus lalu lintas, khususnya pada jalur-jalur utama transportasi darat, laut, dan udara yang kerap mengalami lonjakan volume penumpang saat libur akhir tahun. “WFA sudah terbukti berhasil mengurangi kepadatan arus mudik saat lebaran lalu,” ungkapnya. Ia menegaskan bahwa kebijakan WFA saat Nataru berpotensi besar dalam mengurai puncak arus mudik. “Kebijakan WFA saat Nataru bisa memecah puncak arus mudik. Dengan waktu perjalanan yang lebih fleksibel, masyarakat tidak menumpuk di satu atau dua hari tertentu, sehingga arus lalu lintas menjadi lebih lancar,” ujarnya. Lebih lanjut, Danang Wicaksana menyebutkan bahwa potensi jumlah pergerakan masyarakat selama periode Nataru diperkirakan mencapai 119,5 juta orang. Danang juga mengungkapkan bahwa pemerintah …
Related Posts
-
Politik
Esthon Foenay: Penataan Guru PPPK Bukti Prabowo Peduli Nasib Guru, Beri Ruang Fiskal Daerah
-
Politik
Gerindra Nilai RUU Migas Jadi Momentum Perkuat Kedaulatan Negara di Sektor Energi
-
Politik
Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang hingga Lima Bulan
-
Politik
Esthon Foenay Apresiasi Gerak Cepat Pemerintah Tangani Gempa Flores, Dorong Pemulihan Berkelanjutan