JAKARTA, Fraksigerindra.id — Anggota Komisi II DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, menyatakan dukungan terhadap langkah Presiden Prabowo Subianto untuk membentuk Satuan Tugas (Satgas) atau Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi guna mempercepat pemulihan wilayah Sumatera pascabencana. Ia menilai Satgas tersebut diharapkan dapat berperan sebagai wadah koordinasi yang terarah dan efektif dalam mendukung proses pemulihan di lapangan. Hal ini disampaikan Azis dalam keterangannya, Senin (15/12/2025). “Satgas/badan rehabilitasi dan rekonstruksi harus dipahami sebagai mesin pemulihan, bukan tambahan stempel, bukan sekadar tambah lembaga apalagi bikin kerja berbelit. Badan/Satgas rehabilitasi dan rekonstruksi itu harus menjadi satu komando, satu data, satu target, satu ritme dari pusat sampai daerah,” ujar Azis. Menurutnya, pembentukan Satgas perlu disertai dengan kejelasan peran dan kepemimpinan agar koordinasi antar kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah dapat berjalan lebih tertata. Ia menekankan pentingnya mekanisme kerja yang sederhana dan terfokus. “Saya mendukung penuh arahan Presiden, untuk mengoptimalkan kerja dan eksekusi penanganan yang jelas dan cepat. Pertama, satu pintu koordinasi lintas kementerian/lembaga dan pemda. Jangan ‘semua kerja’, tapi tidak ada yang memimpin, serta berkolaborasi dengan tokoh dan ulama untuk membangkitkan semangat warga lebih cepat,” kata legislator asal Jawa Tengah ini. Azis juga menekankan pentingnya ketersediaan data yang akurat dan terbuka sebagai dasar perencanaan dan …
Related Posts
-
Politik
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rofiqi, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk meninjau pelaksanaan Program Pena Warna sekaligus menyerahkan bantuan sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan pembinaan warga binaan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Dalam agenda itu, Rofiqi meninjau fasilitas pembinaan, berdialog dengan jajaran lapas, serta mendengarkan aspirasi warga binaan terkait pelaksanaan program dan kebutuhan sarana pendukung di lingkungan lapas. Salah satu fokus peninjauan adalah Program Pena Warna, program pembinaan pendidikan yang memberikan akses bagi warga binaan untuk tetap menempuh pendidikan selama menjalani masa pidana. Melalui program tersebut, warga binaan dapat mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, termasuk perkuliahan daring Program Sarjana (S1) Kewirausahaan. Di hadapan petugas dan warga binaan, Rofiqi menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung sebagai bagian dari tugas pengawasan yang diemban DPR RI. “Tugas ulun di sini mendengarkan keluhan pian terkait apa yang kurang dari fasilitas yang ada di sini,” ujar Rofiqi. Selain berdialog dengan warga binaan, Rofiqi juga menyempatkan diri menghubungi salah satu anggota keluarga warga binaan melalui sambungan telepon. Interaksi tersebut berlangsung hangat dan mendapat respons positif dari para peserta kegiatan. Dalam kesempatan yang sama, Rofiqi mengapresiasi penyelenggaraan Program S1 Kewirausahaan yang dinilai menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. “Keluar dari sini menjadi orang yang jauh lebih baik. Mudah-mudahan dengan adanya program yang luar biasa ini, mendapat gelar. Keluarnya nanti mendapat gelar S1 Kewirausahaan,” kata Rofiqi. Menurutnya, program pendidikan di lingkungan pemasyarakatan dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana. Pada akhir kunjungan, Rofiqi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembinaan yang selama ini telah berjalan. Melalui Program Pena Warna dan berbagai program pembinaan lainnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya menghadirkan layanan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian warga binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.
-
Politik
Sugiat Santoso : Kunjungan Prabowo ke Eropa Fokus Perkuat Diplomasi, Investasi, dan Transfer Teknologi
-
Politik
Habiburokhman: Penggunaan APBN untuk Bantuan Hewan Kurban Presiden Sah Secara Hukum
-
Politik
Jalankan Arahan Prabowo, Kawendra Salurkan 88 Sapi Qurban di Jember Lumajang dan Daerah Lainnya