MAKASSAR, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Andi Iwan Darmawan Aras menegaskan pentingnya penguatan koordinasi lintas sektor dalam mengantisipasi peningkatan arus mudik pada periode Natal dan Tahun Baru (Nataru). Ia menekankan bahwa aspek keselamatan transportasi harus menjadi prioritas utma, dengan tetap berpedoman pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku. Menurut Andi Iwan, mitra kerja Komisi V DPR RI telah memiliki pengalaman dalam menangani arus mudik dari tahun ke tahun. Namun demikian, ia menilai keberhasilan pengelolaan mudik tetap sangat bergantung pada sinergi dan koordinasi antarinstansi terkait, mulai dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas), Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), hingga Kementerian Perhubungan. “Sarana dan prasarana disiapkan oleh Kementerian PUPR, moda transportasi oleh Kementerian Perhubungan, sementara BMKG dan Basarnas berperan penting dalam mitigasi bencana. Semua harus berjalan selaras,” ujar Andi Iwan usai memimpin Kunjungan Kerja Reses ke Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Minggu, (14/12/2025). Lebih lanjut, Andi Iwan mengingatkan agar pengelolaan lonjakan jumlah penumpang tidak dilakukan dengan melanggar SOP, seperti memaksakan kapasitas angkut yang melebihi batas. Ia menegaskan bahwa peningkatan jumlah penumpang harus diantisipasi dengan penambahan armada. “Lonjakan penumpang harus dikelola dengan menambah armada, bukan dengan overload. Jangan dibalik logikanya, karena yang …
Related Posts
-
Politik
Azis Subekti: Tantangan Pemerintah Menjaga Agenda Strategis dari Tarikan Kepentingan Sempit
-
Politik
Soroti Kesenjangan Upah, Obon Tabroni Dorong Penataan UMP 2026 yang Lebih Adil
-
Politik
Prabowo Target Bangun 500 Sekolah Rakyat Gratis untuk Siswa Miskin hingga 2029, Bisa Tampung 500.000 Anak
-
Politik
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Propam sebagai Kunci Reformasi Internal Polri