Prabowo: Segera Buat Sumur Bor di Dekat Hotspot, Jangan Tunggu Terbakar

Politik

RIAU, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menginstruksikan agar segera dibangun 306 sumur bor di sekitar hotspot atau titik panas di Riau. Hal ini sebagai langkah pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Dalam rapat penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, Senin (24/8), Presiden Prabowo menekankan agar pembangunan sumur bor segera dilakukan sehingga potensi kebakaran dapat ditangani sejak dini dan tidak menunggu hingga terjadi kebakaran. “Jangan nunggu sampai jadi titik api. Segera saja di 306 titik (hotspot) langsung bikin (sumur) bor air,” imbau Prabowo. Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran Riau, M. Edy Afrizal melaporkan ada sebanyak 306 hotspot yang terdeteksi di Riau. Dari jumlah itu, ada 7 titik yang sudah menjadi titik api. Ketujuh titik itu terdapat di empat kabupaten. Untuk itu, Presiden meminta agar dari ratusan hotspot itu agar segera dibangun sumur bor dengan kedalaman sekitar 30 meter hingga 50 meter. Agar tak menjadi titik api baru. “Ya, tolong masuk ke titik hotspot itu. Segera saja masuk ambil tindakan. Di tempat-tempat itu bisa dibikin (sumur) bor air,” lanjut Presiden. Keberadaan sumur bor menjadi penting dalam penanggulangan karhutla karena dapat menjadi sumber air siap pakai di lokasi rawan atau kering, terutama pada lahan gambut saat musim kemarau …