MAKKAH, FraksiGerindra.id — Peningkatan kualitas pelayanan haji 2026 mendapat apresiasi dari Anggota Tim Pengawas (Timwas) Haji DPR RI, Bambang Haryo Soekartono. Usai meninjau langsung maktab yang ditempati sekitar 4.000 jemaah haji reguler asal embarkasi Ujung Pandang (Makassar) dan Palembang, ia menilai pelayanan yang diberikan kepada jemaah menunjukkan peningkatan yang signifikan. “Alhamdulillah, layanan yang diberikan kepada para jemaah ini luar biasa. Dari wawancara dengan masyarakat di sana, mereka sangat puas dan mengatakan bahwa layanan haji kali ini luar biasa, terasa seperti bintang lima menurut mereka,” ungkap Bambang Haryo kepada Parlementaria di Makkah, Jumat (29/5/2026). Menurut Bambang, tingkat kepuasan jemaah ditopang oleh kualitas layanan konsumsi yang baik, baik dari sisi gizi maupun variasi menu. Jemaah mendapatkan makanan dengan lauk yang beragam, termasuk daging dan ayam, serta tambahan susu dan buah-buahan. Ia juga mengapresiasi sistem informasi menu yang ditampilkan secara digital sehingga jemaah dapat mengetahui jadwal dan jenis makanan yang akan disajikan setiap hari. “Saya melihat di papan digital itu ditampilkan apa-apa saja makanan yang akan diberikan kepada para jemaah. Jadi sudah terdata betul untuk tanggal sekian menunya apa, dan semuanya ada di situ. Mereka puas sekali,” jelasnya. Untuk memastikan pelayanan berjalan optimal, Bambang turut meninjau fasilitas dapur yang melayani ribuan jemaah. Ia menilai …
Related Posts
-
Politik
Sufmi Dasco: Komisi II DPR Siap Bahas Revisi UU Pemilu dengan Libatkan Partisipasi Publik
-
Politik
Endang Setyawati Soroti Minimnya Anggaran Pengelolaan Sumber Daya Ikan, Minta KKP Pastikan Kesejahteraan Nelayan Tetap Terjaga
-
Politik
Rofiqi Tinjau Program Pena Warna dan Serahkan Bantuan Sarana-Prasarana di Lapas Karang Intan
-
Politik
Anggota Komisi XIII DPR RI dari Fraksi Gerindra, Muhammad Rofiqi, melakukan kunjungan kerja spesifik ke Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan untuk meninjau pelaksanaan Program Pena Warna sekaligus menyerahkan bantuan sarana dan prasarana guna mendukung kegiatan pembinaan warga binaan. Kunjungan tersebut merupakan bagian dari fungsi pengawasan DPR RI terhadap penyelenggaraan pemasyarakatan. Dalam agenda itu, Rofiqi meninjau fasilitas pembinaan, berdialog dengan jajaran lapas, serta mendengarkan aspirasi warga binaan terkait pelaksanaan program dan kebutuhan sarana pendukung di lingkungan lapas. Salah satu fokus peninjauan adalah Program Pena Warna, program pembinaan pendidikan yang memberikan akses bagi warga binaan untuk tetap menempuh pendidikan selama menjalani masa pidana. Melalui program tersebut, warga binaan dapat mengikuti berbagai kegiatan pembelajaran, termasuk perkuliahan daring Program Sarjana (S1) Kewirausahaan. Di hadapan petugas dan warga binaan, Rofiqi menegaskan bahwa kehadirannya bertujuan untuk menyerap aspirasi secara langsung sebagai bagian dari tugas pengawasan yang diemban DPR RI. “Tugas ulun di sini mendengarkan keluhan pian terkait apa yang kurang dari fasilitas yang ada di sini,” ujar Rofiqi. Selain berdialog dengan warga binaan, Rofiqi juga menyempatkan diri menghubungi salah satu anggota keluarga warga binaan melalui sambungan telepon. Interaksi tersebut berlangsung hangat dan mendapat respons positif dari para peserta kegiatan. Dalam kesempatan yang sama, Rofiqi mengapresiasi penyelenggaraan Program S1 Kewirausahaan yang dinilai menjadi langkah positif dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia warga binaan. “Keluar dari sini menjadi orang yang jauh lebih baik. Mudah-mudahan dengan adanya program yang luar biasa ini, mendapat gelar. Keluarnya nanti mendapat gelar S1 Kewirausahaan,” kata Rofiqi. Menurutnya, program pendidikan di lingkungan pemasyarakatan dapat menjadi sarana bagi warga binaan untuk mengembangkan kemampuan dan mempersiapkan diri menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan masa pidana. Pada akhir kunjungan, Rofiqi menyerahkan bantuan sarana dan prasarana untuk mendukung pelaksanaan program pembinaan di Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan. Bantuan tersebut diharapkan dapat menunjang kegiatan pendidikan, pelatihan, dan pembinaan yang selama ini telah berjalan. Melalui Program Pena Warna dan berbagai program pembinaan lainnya, Lapas Narkotika Kelas IIA Karang Intan terus berupaya menghadirkan layanan pembinaan yang berorientasi pada peningkatan kapasitas dan kemandirian warga binaan sebagai bekal saat kembali ke masyarakat.