JAKARTA, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak hanya berorientasi pada peningkatan kualitas gizi anak bangsa, tetapi juga menjadi penggerak ekonomi rakyat, terutama bagi petani, pelaku UMKM, dan masyarakat kecil. Pernyataan tersebut disampaikan dalam acara Peresmian dan Groundbreaking 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) serta Peresmian 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di SPPG Polri Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). Menurut Prabowo, kehadiran SPPG telah menciptakan lapangan kerja baru sekaligus meningkatkan permintaan terhadap produk pangan lokal. “Satu SPPG bisa menyerap sekitar 50 tenaga kerja. Setiap hari membutuhkan telur, daging ayam, sayur, dan bahan pangan lainnya. Ini menghidupkan petani kecil dan UMKM,” ujarnya. Ia menuturkan bahwa sebelumnya banyak petani menghadapi kesulitan dalam memasarkan hasil panen. Namun dengan adanya MBG, hasil produksi petani kini terserap secara berkelanjutan. “Dulu petani panen bingung siapa yang beli. Sekarang hasil panen langsung terserap,” katanya. Program tersebut juga membuka peluang kerja bagi ibu rumah tangga yang sebelumnya tidak memiliki penghasilan. “Mereka bekerja, mereka bisa bantu suami, mereka bisa membantu anaknya,” ucap Prabowo. Hingga saat ini, MBG telah menjangkau lebih dari 60,2 juta penerima manfaat dengan dukungan sekitar 23 ribu SPPG yang tersebar di 38 provinsi. Selain mendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, Prabowo …
Related Posts
-
Politik
Bimantoro Wiyono Dorong Pengusutan Menyeluruh Kasus Koperasi Bahana Lintas Nusantara
-
Politik
Andre Rosiade Pastikan Stok BBM Aman untuk Arus Mudik Lebaran 2026
-
Politik
Baleg DPR RI: BPJS Jadi Syarat Hubungan Kerja dalam RUU PPRT
-
Politik
Baleg DPR RI Targetkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah Tangga Disahkan Tahun Ini