BALI, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi VI DPR RI, Unru Baso, meminta Kementerian Perdagangan segera merumuskan langkah konkret untuk mengatasi kenaikan harga bahan pokok menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2025. Seruan tersebut disampaikan dalam kunjungan kerja Komisi VI DPR RI ke Provinsi Bali pada Sabtu, (6/12/2025). Menurut Unru Baso, Kementerian Perdagangan harus menjalankan peran koordinatif nasional sebagaimana diamanatkan undang undang dalam merespons kenaikan harga pangan yang mulai terlihat di sejumlah daerah. Ia menegaskan bahwa di beberapa pasar tradisional, harga kebutuhan pokok telah bergerak naik melampaui Harga Acuan Pemerintah, sehingga menimbulkan keluhan masyarakat. “Kemendag harus mengambil peran koordinatif nasional sesuai amanat Undang undang dalam mencari solusi atas kenaikan harga bahan pokok yang mulai terjadi di beberapa wilayah se Indonesia jelang nataru ini, di beberapa pasar tradisional harga sembako mulai merangkak naik di atas Harga Acuan Pemerintah (HAP) yang mulai dikeluhkan oleh masyarakat,” ujarnya. Unru Baso menjelaskan bahwa stabilisasi harga bahan pokok secara nasional, khususnya di wilayah terdampak bencana, dapat dilakukan melalui penguatan stok pangan, distribusi yang tepat waktu, intervensi pasar yang efektif, serta koordinasi antarlembaga yang optimal. Ubas juga mendorong pemerintah segera melakukan intervensi pasar, termasuk mengadakan operasi pasar murah, untuk menekan kenaikan harga dan menjaga keterjangkauan komoditas utama bagi masyarakat.
Related Posts
-
Politik
Azis Subekti: Tantangan Pemerintah Menjaga Agenda Strategis dari Tarikan Kepentingan Sempit
-
Politik
Soroti Kesenjangan Upah, Obon Tabroni Dorong Penataan UMP 2026 yang Lebih Adil
-
Politik
Prabowo Target Bangun 500 Sekolah Rakyat Gratis untuk Siswa Miskin hingga 2029, Bisa Tampung 500.000 Anak
-
Politik
Martin Tumbelaka Dorong Penguatan Propam sebagai Kunci Reformasi Internal Polri