TANGSEL, Fraksigerindra.id – Komisi X DPR RI melakukan kunjungan kerja spesifik ke Kawasan Sains dan Teknologi (KST) B.J. Habibie Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) di Tangerang Selatan, Banten, Rabu (3/12/2025). Kunjungan ini dipimpin langsung Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah, sebagai bagian dari agenda pengawasan sekaligus pemetaan kebutuhan strategis sektor riset nasional. KST B.J. Habibie dipilih sebagai lokasi kunjungan karena menjadi simpul penting jaringan penelitian BRIN dan merupakan salah satu pusat pengembangan teknologi terbesar yang dimiliki Indonesia. Dalam sambutannya, Himmatul menekankan bahwa kawasan ini bukan sekadar kompleks laboratorium, tetapi sebuah ekosistem riset terpadu yang dirancang untuk mempertemukan kegiatan penelitian, pengembangan, dan hilirisasi teknologi. Infrastruktur KST yang didukung oleh 5 organisasi riset, 42 pusat riset, dan 10 laboratorium lintas bidang menjadi fondasi yang memungkinkan Indonesia bersaing dalam inovasi global. Himmatul menyebut ekosistem ini memungkinkan para peneliti bekerja lebih terstruktur, terkoneksi, dan terfokus pada kebutuhan strategis bangsa, mulai dari ketahanan energi, teknologi rekayasa, hingga instrumentasi presisi. Namun, ia juga menyoroti berbagai hambatan yang masih ditemui para periset di lapangan. Sejumlah fasilitas laboratorium telah mengalami penuaan alat, sementara pembaruan perangkat pendukung penelitian sering tertunda akibat proses anggaran dan pengadaan yang dinilai tidak adaptif. Keterbatasan teknisi laboratorium khusus, terutama untuk peralatan …
Related Posts
-
Politik
Di Forum IPU Turki, BKSAP DPR RI Dorong Penguatan Implementasi Perlindungan Disabilitas
-
Politik
Baleg DPR RI Pertimbangkan Usulan Kenaikan Dana Otsus Aceh Menjadi 2,5 Persen dari DAU
-
Politik
Longki Djanggola Apresiasi Pertumbuhan Kinerja Bank Maluku Malut di Tengah Persaingan Perbankan
-
Politik
Baleg DPR RI Setujui Penambahan Lima RUU dalam Revisi Prolegnas Prioritas 2026