JAKARTA, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Banggar DPR RI sekaligus Kapoksi Gerindra Komisi XI DPR RI, Wihadi Wijanto menilai pertumbuhan ekonomi Indonesia sebesar 5,45 persen pada semester I 2026 ditopang oleh sejumlah faktor, mulai dari konsumsi rumah tangga, kemudahan akses kredit, hingga bergeraknya aktivitas usaha masyarakat dan pelaku UMKM. Menurut Wihadi, angka pertumbuhan tersebut mencerminkan aktivitas ekonomi yang berlangsung di tengah masyarakat. Salah satu komponen yang memberikan kontribusi terhadap pertumbuhan adalah konsumsi rumah tangga yang tetap terjaga. “Kalau kita melihat 5,45 persen itu adalah angka yang memang terjadi, di mana dasarnya adalah dari konsumsi rumah tangga juga,” ujar Wihadi di sela-sela Sidang Tahunan MPR RI, Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, serta Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026). Wihadi menjelaskan, perkembangan ekonomi juga perlu dilihat berdasarkan dinamika yang terjadi pada setiap periode. Momentum tertentu, termasuk perayaan Lebaran, menurutnya turut mendorong peningkatan konsumsi dan daya beli masyarakat. “Kalau kita melihat 5,45 persen itu pertama pada saat kemarin ada waktu Lebaran. Tentunya di situ kan ada daya beli masyarakat,” katanya. Ia menilai pertumbuhan ekonomi tidak cukup hanya dilihat dari angka secara nasional. Pergerakan aktivitas usaha di tengah masyarakat juga menjadi indikator penting dalam melihat kondisi perekonomian secara …
Related Posts
-
Politik
Fasilitas Pengairan TNI Hidupkan 100 Ribu Hektare Sawah, Panen Bisa Menjadi Tiga Kali Setahun
-
Politik
Mulyadi Dorong Tol Bogor–Ciawi–Sukabumi Diperpanjang hingga Palabuhanratu
-
Politik
Wisatawan Asing Kembali Padati Gili, Rahayu Saraswati Soroti Ketersediaan Air Bersih
-
PolitikRahmawati Dorong Pengelolaan Sampah Terpadu demi Jaga Pariwisata Gili Meno