JAKARTA, FraksiGerindra.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto menyatakan selama hampir dua tahun kepemimpinannya, berbagai capaian pemerintah sudah terlihat nyata. Salah satunya, pemerintah terus memperkuat konektivitas di wilayah pedesaan melalui pembangunan jembatan di berbagai daerah. Pembangunan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah meningkatkan akses masyarakat, memperlancar mobilitas warga, serta mendukung aktivitas ekonomi. “Kita sudah mendekati 2.500 jembatan seluruh desa-desa di Indonesia,” ujar Prabowo dalam acara peluncuran 10 buku karya Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia, di Jakarta, Jumat (7/8). Prabowo mengatakan pembangunan jembatan di desa didukung oleh dana desa yang telah berjalan selama satu dekade. Ia menjelaskan setiap desa menerima alokasi sekitar Rp1 miliar setiap tahun yang dapat dimanfaatkan untuk pembangunan infrastruktur sesuai kebutuhan. “Dana desa sudah kita berikan, sudah berjalan 10 tahun. Satu miliar, satu desa, satu tahun. Jembatan di desa harganya mungkin Rp400 juta rata-rata, Rp700 juta, Rp800 juta. Yang besar mungkin Rp2 miliar, Rp3 miliar,” ucapnya. Selain itu, Prabowo menegaskan pemerintah juga mempercepat rehabilitasi fasilitas pendidikan. Dia mengatakan hingga akhir tahun ini jumlah sekolah yang telah diperbaiki diperkirakan melampaui 70 ribu unit. Pemerintah pun menargetkan akan merevitalisasi 100 ribu sekolah pada 2027. “Kita akan selesaikan dalam tiga tahun yang akan datang. Semua sekolah di …
Prabowo: Pemerintah Bangun 2.500 Jembatan, Perbaiki 70.000 Sekolah