WAMENA, FraksiGerindra.id — Anggota Komisi XIII DPR RI menemukan sekitar 600 ton bahan pangan masih tertahan di Jayapura dan belum terdistribusi ke Wamena, kondisi yang dinilai berdampak langsung terhadap ketersediaan stok kebutuhan pokok di ibu kota Provinsi Papua Pegunungan. Temuan tersebut diperoleh saat kunjungan kerja dan inspeksi langsung ke gudang Perum Bulog Wamena, Kamis (30/4/2026). Anggota Komisi XIII DPR RI, Yan P. Mandenas, mengatakan kehadirannya di Wamena bertujuan meninjau langsung ketersediaan stok bahan pangan di gudang Bulog, mulai dari beras, minyak goreng, gula, hingga kebutuhan pokok lainnya. Dari hasil peninjauan tersebut, ditemukan sekitar 600 ton bahan makanan masih tertahan di Jayapura dan belum dapat didistribusikan ke Wamena. “Dengan kenaikan harga bahan bakar avtur, distribusi bahan pangan ke ibu kota Provinsi Papua Pegunungan, Wamena, saat ini sangat terdampak,” ungkapnya di Gudang Bulog Wamena. Menurut Yan, kondisi tersebut harus segera ditangani agar tidak mengganggu pasokan kebutuhan pokok masyarakat di wilayah pegunungan yang sangat bergantung pada jalur distribusi udara. Karena itu, ia meminta dukungan data dan kebutuhan riil dari Bulog Wamena agar DPR RI dapat mendorong solusi cepat, termasuk memastikan barang yang masuk sesuai dengan kuota yang dibutuhkan masyarakat. “Jika kuota kurang, kami siap mendorong penambahan ke depan, sehingga kebutuhan Papua Pegunungan baik …
Related Posts
-
Politik
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Minta LPSK Segera Lindungi dan Dampingi Korban Kasus Kekerasan Seksual di Ponpes Pati
-
Politik
Melly Goeslaw Tinjau Dua SPPG di Bandung, Tegaskan Pemenuhan Gizi sebagai Investasi Strategis Bangsa
-
Politik
Pastikan Ketersediaan Beras, Novita Wijayanti Tinjau Gudang Bulog Gumilir Kabupaten Cilacap : Surplus Tercapai, Swasembada Pangan Terwujud
-
Politik
Esthon Foenay Tinjau Gudang Bulog Kupang, Pastikan Stok Beras NTT Aman hingga Enam Bulan ke Depan