KABUPATEN SEMARANG, FraksiGerindra.id — Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Himmatul Aliyah menekankan pentingnya pelestarian bangunan bersejarah sekaligus peningkatan sarana pendidikan saat melakukan kunjungan kerja reses ke SMP Negeri 1 Ungaran, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Sekolah tersebut dinilai memiliki nilai historis tinggi karena menjadi satu-satunya di kabupaten tersebut yang sekaligus difungsikan sebagai museum, dengan bangunan peninggalan Belanda sejak tahun 1911 yang masih terjaga. “Ini istimewa karena satu-satunya di kabupaten ini yang sekolahnya juga menjadi museum. Bangunannya merupakan peninggalan Belanda sejak 1911 dan masih terjaga dengan baik,” ujarnya, Selasa (24/2/2026). Himmatul Aliyah menilai kawasan sekolah tersebut semestinya ditetapkan sebagai area heritage atau kawasan cagar budaya. Ia mendorong agar tidak hanya bangunan sekolah yang dilestarikan, tetapi juga area di sekitarnya yang memiliki karakter arsitektur serupa agar mendapatkan perhatian dan revitalisasi dari pemerintah. Menurutnya, sejumlah bangunan pendukung di sekitar sekolah kini dalam kondisi rusak dan berpotensi mengurangi nilai estetika serta historis kawasan. “Bangunan pendukung di sekitar banyak yang sudah rusak. Ini tentu merusak keindahan kawasan SMP yang sebenarnya sudah dirawat dengan baik,” katanya. Selain aspek pelestarian, pihak sekolah juga menyampaikan kebutuhan perbaikan sarana dan prasarana, termasuk ruang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) yang mengalami rembesan. Usulan tersebut diharapkan dapat diakomodasi melalui program revitalisasi …
Related Posts
-
Politik
MPR RI Putuskan Final LCC Empat Pilar Kalbar Digelar Ulang dengan Juri Independen
-
Politik
Turun Langsung ke Gudang Bulog Serang, Annisa Mahesa Jamin Ketersediaan Stok Beras
-
Politik
Gerindra Puji Keberanian Siswi SMAN 1 Pontianak Protes Juri LCC MPR RI
-
Politik
Esthon Foenay Tinjau Dua SPPG di Wilayah Perbatasan NTT, Pastikan Program MBG Berjalan Optimal