PALU, FraksiGerindra.id — Kegiatan reses Anggota Komisi II DPR RI, H. Longki Djanggola, di Desa Unone, Kecamatan Bukal, Kabupaten Buol, Sabtu (27/12/2025), menjadi ajang penyampaian berbagai keluhan masyarakat. Sejumlah persoalan strategis mencuat, mulai dari sengketa lahan, dugaan pembukaan perkebunan sawit ribuan hektare, hingga fasilitas puskesmas yang belum difungsikan. Dalam pertemuan yang dihadiri pemerintah desa, unsur DPRD Kabupaten Buol, serta masyarakat setempat, Longki menegaskan bahwa Komisi II DPR RI memiliki kewenangan strategis dalam menindaklanjuti berbagai persoalan daerah. Komisi II membidangi 12 kementerian dan lembaga yang mencakup urusan agraria, pemerintahan, serta pelayanan publik. Keluhan paling menonjol disampaikan Kepala Desa Unone terkait sengketa lahan antara masyarakat Kecamatan Bukal dan PT Cipta Cakra Murdaya (PT CCM) melalui anak perusahaannya, PT Hardaya Inti Plantation (PT HIP). Perusahaan tersebut diduga menguasai kawasan tertentu sehingga menghambat akses masyarakat terhadap lahan produktif. “Wilayah yang dikuasai PT CCM harus dilepaskan agar dapat dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegas Kepala Desa Unone. Selain persoalan lahan, masyarakat juga menyoroti kondisi Puskesmas Kecamatan Bukal yang hingga kini belum diresmikan dan belum beroperasi, meskipun pembangunan fisiknya telah lama selesai. Kondisi tersebut dinilai merugikan masyarakat karena layanan kesehatan dasar belum dapat dimanfaatkan. Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buol, Ahmad R. Kuntuamas, turut mengungkap dugaan adanya aktivitas pembukaan …
Related Posts
-
Politik
Imron Amin Dukung Kunjungan TNI AD, Perkuat Sinergi Pembangunan Madura
-
Politik
Esthon Foenay: Penataan Guru PPPK Bukti Prabowo Peduli Nasib Guru, Beri Ruang Fiskal Daerah
-
Politik
Gerindra Nilai RUU Migas Jadi Momentum Perkuat Kedaulatan Negara di Sektor Energi
-
Politik
Komisi VIII DPR RI Dorong Masa Pelunasan Biaya Haji 2027 Diperpanjang hingga Lima Bulan