Senin, 18 November 2019 - 14:22 WIB

Bupati Blitar Hadiri Pegelaran G3K, Ini Bentuk Cikal Bakal Nusantara

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto MM hadiri pagelaran Getih Getah Gula Klapa (G3K).

Pagelaran ini diadakan yang ke tiga kalinya oleh Seniman dan Budayawan Desa Sumberjati yang tergabung dalam Komunitas Sulud Sukma Blitar di Candi Simping, Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kabupaten Blitar, Minggu (17/11/2019) malam.

Dalam sambutannya, Bupati Blitar mengatakan, Getah Getih Gula Kelapa tahun ini mengambil tema “Cucuk Lampah” yang bermakna sebagai langkah awal pintu peradaban mewujudkan adanya pusat kajian Majapahit dan perabadaban Nusantara di Candi Simping, Kabupaten Blitar.

“Tujuan dari kegiatan ini adalah memperkenalkan kembali komplek Candi Simping sebagai tempat pendharmaan Nararya Sanggramawijaya kepada masyarakat,” ungkap Bupati Rijanto.

Ia juga mengatakan dengan diselenggarakannya acara tersebut selain komplek Candi Simping lebih dikenal masyarakat juga agar Nusantara khususnya Kabupaten Blitar untuk mendapatkan berkah aman dan tentram dari do’a yang dipanjatkan bersama saat prosesi do’a budaya di atas batu pandharmaan Raden Wijaya.

Sementara kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar, Suhendro Winarso, kepada deliknews melalui seluler sangat mengapresiasikan kegiatan tersebut. “Dan ini adalah wujud krearifitas seni yg luar biasa dari seniman – seniman blitar untuk menggelarnya acara mandiri,” ucapnya Senin (18/11/2019).

Menurut Suhendro, Getih getah gula kelapa merupakan peringatan sepasaran berdirinya majapahit. Dimana Sesuai data sejarah, majapahit berdiri 12 november. Maka setiap tanggal 17 November sepasaran berdirinya majapahit di peringati di candi simping yang merupakan tempat pendarmaan Raden Wijaya, pendiri majapahit.

“Tahun ini adalah tahum ketiga pelaksanaan Getah Getih Gulo Kelopo (G3K),” jelas kepala Disparbudpora Kabupaten Blitar.

Hal senada juga diungkapkan Ketua Panitia G3K, Rahmanto Adi, pagelaran ini merupakan peringatan sepasaran berdirinya kerajaan Majapahit. Menurutnya Kidung Harsawijaya, sejarah dilantiknya Raden Wijaya tepatnya 12 November 1293.

Adapun makna cucuk lampah kata dia adalah sebagai langkah awal mewujudkan citacita adanya Pusat Kajian Budaya Majapahit dan Peradaban Nusantara yang ada di Komplek Candi Simping.

” Di Negarakrtagama pupuh 47:3, Candi Simping adalah salah satu tempat pendharmaan Raden Wijaya, pendiri Kerajaan Majapahit,” ungkap Adi, Senin (18/11/2019).

“lalu, kalo gak ada Raden Wijaya tentu gak ada Kerajaan Majapahit dan tidak ada peradaban Nusantara. Sedangkan makna Nusantara itu sendiri adalah perwujudan dari Sumpah Palapa Gajahmada, yakni Mahapatih Kerajaan Majapahit,” sambung Adi.

Terakhir, Adi mengatakan, tujuan diadakan pagelaran G3K ini untuk mengingatkan keberadaan Candi Simping sebagai tempat pendharmaan Nararya Sanggramawijaya seperti yang terdapat dalam Negarakrtagama pupuh 47.3, menciptakan sebuah etalase kebudayaan sebagai bagian dari cita-cita mewujudkan Candi Simping sebagai Pusat Kajian Budaya Majapahit dan Peradaban Nusantara, kegiatan berbasis masyarakat yang mengedepankan semangat gotong royong dengan prinsip bhinneka tunggal ika tan hana dharma mangrwa. “pungkas Adi.(hms).

Artikel ini telah dibaca 370 kali

loading...
Baca Lainnya

Melek Anggaran: FITRA Jatim Selenggarakan Sekolah Politik Anggaran

SURABAYA – Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur menyelenggarakan sekolah politik anggaran selama...

7 Desember 2019, 15:39 WIB

Pendiri Kabar Makassar Tidak Peduli Rating

TUBAN – Exxon Mobil bekerja sama dengan Tempo Institute menggelar acara Cangkruk Mathuk di Grand...

6 Desember 2019, 20:33 WIB

Setiajit Sidak Lokasi Proyek Kilang Minyak GRR Tuban

TUBAN – Untuk memastikan proyek kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) Tuban berjalan lancar, Kepala...

6 Desember 2019, 19:13 WIB

Slogan “DJP Kuat Indonesia Maju” Jadi Pelopor Anti Korupsi

Tuban – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban memperingati hari Anti Korupsi Sedunia ( Hakorda...

6 Desember 2019, 13:05 WIB

Izin Lengkap, 8 Pengusaha Tempat Hiburan Karaoke Minta Buka Segel

Blitar – Demi kejelasan berusaha, delapan para pengelola tempat hiburan karaoke yang ada di Kota...

6 Desember 2019, 09:36 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, 18 Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus...

4 Desember 2019, 16:51 WIB

loading...