Senin, 18 November 2019 - 19:26 WIB

Ada 4 Poin Penting Yang Disampaikan Sekdakab Blitar di Apel 17-an

Blitar.deliknews – Seperti biasa, setiap hari senin Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar gelar upacara di Aloon-Aloon Kanigoro.

Namun kali ini berbeda, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Blitar, Totok Subihandono memimpin langsung jalannya Apel Tujuh Belasan tersebut. Sehingga seluruh ASN di setiap lembaga di lingkungan Pemkab Blitar diwajibkan mengikuti apel.

Pada kesempatannya, Totok menyampaikan empat poin krusial yang mesti diperhatikan oleh ASN.
Empat hal itu ialah, pertama soal penerimaan CPNS tahun 2019. Karena ditahun 2020 banyak PNS yang mau pensiun, maka formasi penerimaan CPNS sejumlah 541 dan pendaftaran mulai dibuka tanggal 11 sampai 25 November.

“Rincianya terdiri dari 188 untuk tenaga kesehatan, 186 tenaga pendidikan dan 167 tenaga teknis. Semuanya dilaksanakan secara online dan terpusat melalui Badan Kepegawaian Negara (BKN),” ungkap Totok dalam sambutannya, Senin (18/11/2019).

Kedua, Totok masih menyinggung soal kekosongan kepala dinas yang ada di lingkup Pemkab Blitar. Yang mana ada 6 kepala dinas yang masih belum definitif.

Lalu, pihaknya melalui panitia penyelenggara pengisian jabatan tinggi pratama telah mengunggah pengumuman akan hal ini.

“Bagi yang sudah menduduki jabatan administrator atau jabatan eseleon III a maupun eselon III b, kami persilahkan untuk mengikuti seleksi tersebut,” seru Sekda Totok, dikutip dari laman klikwarta.

Poin empat yakni, membicarakan tentang masalah kunjungan kerja internal Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ke Pemkab Blitar. Setiap leadingsektor diharapkan harus siap untuk dokumen – dokumen yang bakalan diperiksa.

“Untuk itu, agar semuanya saja menyiapkan dokumen-dokumen dan berharap semua permintaan BPK segera mungkin untuk bisa dipenuhi,” tuturnya.

Tambah Totok, mengenai kurangnya penyerapan, dan secara menyeluruh masih berprosentase 51,63 %. Padahal, tahun anggaran akan berakhir kisaran satu bulan lagi.

Merespon hal ini, dia mendorong pejabat PPTK, PPK hingga PA (Pengguna Anggaran) agar tercapai penyerapan yang maksimal dan akuntabel, maka penyerapannya harus maksimal, cepat dan tepat.(hms).

Artikel ini telah dibaca 255 kali

loading...
Baca Lainnya

Status 30 ODR, Pemdes Kebomlati Galang Disinfektan

Tuban – Pemerintah Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid...

31 Maret 2020, 23:44 WIB

Gubernur Jatim Gelar Vidio Conference Sama Bupati/Walikota Se-Jatim Membahas Percepatan Penanggulangan Covid-19

Tuban – Gubernur Jawa Timur didampingi Wagub dan Sekda Jawa Timur melangsungkan video conference bersama...

27 Maret 2020, 23:12 WIB

Cegah Covid -19, KPP Pratama Tuban Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Tuban – Upaya KPP Pratama Tuban dalam meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid – 19...

24 Maret 2020, 20:45 WIB

BPBD Tuban Kembali Semprot Fasum Dengan Disinfektan

TUBAN – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali melakukan penyemprotan cairan Disinfektan...

21 Maret 2020, 19:49 WIB

Pembakar Isteri Asal Surabaya Akhirnya Divonis Tujuh Tahun Penjara

SURABAYA – Kasus pembakaran isteri yang dilakukan oleh Maspuryanto bin Jamani memasuki sidang putusan. Terdakwa...

18 Maret 2020, 18:03 WIB

Bupati Tuban Menerbitkan Surat Edaran Tentang Covid-19

Tuban – Pemkab Tuban bergerak cepat dalam peningkatan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19. Menindak lanjuti Surat...

16 Maret 2020, 21:00 WIB

loading...