Sabtu, 16 November 2019 - 04:58 WIB

Launching Festival Kresnayana, Bupati Blitar Langkah Strategis Serap Wisatawan Dan UMKM

Blitar.deliknews – Salah satu sektor pariwisata yang diminati wisatawan mancanegara tertuju pada kebudayaan suatu bangsa.

Untuk itu, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur (Jatim) bekerjasama dengan Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Pemuda dan Olahraga (Disparbudpora) Kabupaten Blitar menggelar Festival Kresnayana yang diadakan di komplek candi Penataran, Jum’at (15/11/2019) malam.

Tampak hadir pada pagelaran tersebut, yakni Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto MM, bersama Kepala Disbudpar Pemprov Jatim, Sekda Pemkab Blitar, sejumlah kepala OPD Pemkab Blitar, Muspika Kecamatan Nglegok, tokoh-tokoh kebudayaan, hingga kepala sekolah SMA, SMP, SD, MI, Mts dan MA se- Kabupaten Blitar.

Dalam kesempatannya, Bupati Blitar sangat mengapresiasi kegiatan tersebut. “Ini merupakan sebuah kehormatan bagi Kabupaten Blitar, sekaligus dipercaya Pemprov Jatim untuk meluncurkan festival Kresnayana,” ucapnya.

“Selain itu, kegiatan ini sekaligus ajang untuk menciptakan peluang pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kabupaten Blitar dalam berusaha.” sambung Rijanto.

Sedikit cerita, pagelaran Krisnayana itu sendiri menurut Bupati adalah sebuah cerita yang telah digambarkan pada relief candi Penataran atau Candi Palah. Namun masyarakat lebih mengenalnya dengan nama Candi Penataran karena mungkin lokasinya yang berada di Desa Penataran.

“Candi Penataran merupakan candi bercorak Hindu terluas dan termegah di Jawa Timur. Candi ini termasuk peninggalan kerajaan Kediri, Singosari, dan Majapahit. Sehingga ketika raja Hayam Wuruk berkeliling nusantara, sangat menyukai candi tersebut. Tidak itu saja, konon katanya Mahapatih Gajahmada juga pernah mengucapkan “Sumpah Palapa” di kawasan candi ini.” tutur Bupati.

Disisi lain, orang nomer satu di lingkup Pemkab Blitar itu mengatakan festival Kresnayana ini sangat bermanfaat untuk masyarakat. Selain bisa diambil nilai-nilai positif ketokohan Kresna yang tegas dan karakter kepemimpinan yang kuat, juga berdampak pada peluang tumbuh kembangnya pelaku usaha mikro dan bagian optimalisasi promosi wisata Kabupaten Blitar.

“Harapannya, kedepan kegiatan ini bisa terus digelar 2 sampai 3 bulan sekali. Lantaran melihat dampak positif yang besar, sekaligus untuk melestarikan warisan budaya kepada generasi penerus bangsa,” pungkas Rijanto.(hms).

Artikel ini telah dibaca 410 kali

loading...
Baca Lainnya

Melek Anggaran: FITRA Jatim Selenggarakan Sekolah Politik Anggaran

SURABAYA – Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur menyelenggarakan sekolah politik anggaran selama...

7 Desember 2019, 15:39 WIB

Pendiri Kabar Makassar Tidak Peduli Rating

TUBAN – Exxon Mobil bekerja sama dengan Tempo Institute menggelar acara Cangkruk Mathuk di Grand...

6 Desember 2019, 20:33 WIB

Setiajit Sidak Lokasi Proyek Kilang Minyak GRR Tuban

TUBAN – Untuk memastikan proyek kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) Tuban berjalan lancar, Kepala...

6 Desember 2019, 19:13 WIB

Slogan “DJP Kuat Indonesia Maju” Jadi Pelopor Anti Korupsi

Tuban – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban memperingati hari Anti Korupsi Sedunia ( Hakorda...

6 Desember 2019, 13:05 WIB

Izin Lengkap, 8 Pengusaha Tempat Hiburan Karaoke Minta Buka Segel

Blitar – Demi kejelasan berusaha, delapan para pengelola tempat hiburan karaoke yang ada di Kota...

6 Desember 2019, 09:36 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, 18 Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus...

4 Desember 2019, 16:51 WIB

loading...