Karnaval SCTV, Bupati Blitar Sapa Pedagang Asongan Dan Gerobak

  • Whatsapp
Foto/istimewa

Blitar.deliknews – Karnaval SCTV yang digelar mulai Sabtu (14/9’2019) – Minggu (15/9/2019) banyak menyedot perhatian masyarakat Blitar dan sekitarnya.

Tak kurang dari 4000 orang memadati alon – alon Kantor Bupati Blitar di Kanigoro, guna melihat artis – artis papan atas serta artis sinetron yang disuguhkan oleh SCTV.

Muat Lebih

Dimulai sejak pagi pukul 07.00 WIB dan berakhir pukul 10.00 WIB, tadi masyarakat dan pemirsa dihibur aksi salah satu magician Indonesia, Rhomedal bersama dengan bintang lainnya yakni Five Minutes, Gamma 1, dan Erie Suzan.

Selanjutnya dimulai lagi pukul 14.30 WIB, Grup band Repvblik dan Duo Racun bersama Para host seperti Andhika Pratama, Fero Walandouw, dan Yuki Kato akan memandu Karnaval SCTV hingga petang.

Acara ini juga dihadiri Bupati Blitar, Rijanto dan dindampingi oleh Forkompinda Kabupaten Blitar, serta Organisasi Perangkat Daerah, beliau tampak senang dan bersemangat menyaksikan tontonan yang di suguhkan.

Saat ditemui, Rinjanto mengatakan bahwa pihaknya merasa sangat senang dengan adanya pertunjukan ini. Dimana, selain masyarakatnya dapat menikmati hiburan, di satu sisi dapat dijadikan ladang untuk mengais rejeki.

“Pemerintah akan tetap ingin menyenangkan hati masyarakat, kususnya warga Kabupaten Blitar dengan memberikan kemudahan berijin maupun suport untuk menggelar pertunjukan berupa hiburan atau lain sebagainya di alon – alon Kanigoro ini,” tutur Rijanto kepada deliknews.

Pada kesempatannya itu pula, Rinjato menyempatkan untuk melihat – lihat dagangan para pedagang asongan maupun gerobak yang sedang berjualan ditempat itu, sekaligus berbincang – bincang dengan pedagang itu.

“Mereka berpesan supaya kegiatan seperti ini tahun depan agar lebih ditingkatkan,” terangnya.

Sementara, menurut Parni (70) tahun warga Kecamatan Sanankulon, yakni pedagang jagung manis dan Katemi (45) tahun, warga Desa Sawentar, Kecamatan Kanigoro, pedagan kedelai godok. Keduanya merasa senang. Mereka juga berharap untuk tahun depan kalau ada lagi perlu ditingkatkan dan berjualan lagi.

“Saya sangat senang bisa berjualan disini dengan bebas. Alhamdulillah dagangan saya habis terjual,” pungkas pedagang itu.(kmf).

 

Pos terkait