Sabtu, 14 September 2019 - 23:48 WIB

BUPATI BUKA PENTAS SENI DAN HIBURAN DI KOTA LAMA TUBAN

TUBAN – Bupati Tuban, H. Fathul Huda membuka Pentas Seni dan Hiburan Rakyat Kota Lama Tuban di desa Prunggahan Kulon, Semanding, Sabtu (14/09/2019) di Pendopo Prunggahan Kulon.

Agenda Pemdes Prunggahan Kulon
“Pentas seni dan Hiburan 2019” yang di buka Bupati Tuban dan dihadiri Kadis Koperindag, Kadis Parbudpora, Kabag Humas dan Protokol,  perwakilan DPMPD dan KB, Forkopimka dan Kades se kecamatan Semanding.

“Saya merasa haru dan heran atas terselenggaranya kegiatan pentas seni dan hiburan yang diprakarsai pemerintah desa. Acara ini yang diadakan oleh desa tapi semaraknya even ini mengalahkan kegiatan Pemkab. Semaraknya  kegiatan ini lantaran banyak warga desa yang berpartisipasi datang untuk melihat pasar rakyat maupun kegiatan kesenian” ujar H. Fathul Huda

Lebih lanjut, kegiatan ini menjadi salah satu wahana untuk mengenang sejarah, dimana Prunggahan Kulon menjadi cikal bakal lahirnya Kabupaten Tuban. Pemdes bersama sesepuh dan wagar desa Prunggahan kulon telah melakukan uri uri (melestarikan) warisan budaya nenek moyang. Budaya merupakan implementasi dari seni dan nurani dari hari yang paling dalam manusia yang dilakukan secara terus menerus. Budaya luhur harus dipertahankan agar tidak punah dan tidak kehilangan jejak leluhur. Saya juga menginstruksikan agar kegiatan ini disinergikan dengan instansi dan stakeholder terkait.

Masih menurutnya, kegiatan ini sesuai dengan harapan Pemkab, dimana desa menjadi subjek dan objek pembangunan. Kepala desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), perangkat desa serta warga menjadi pelaku utama kemajuan desa. Karenanya, Kades harus punya terobosan di berbagai bidang. Jika desa maju, maka akan mendukung kemajuan kabupaten, serunya.

Diadakannya pasar rakyat menjadi salah wahana untuk memaksimalkan potensi kuliner maupun produk warga desa. Tidak hanya itu, Kecamatan Semanding memiliki potensi berupa kayu putih yang dijual hingga ke Mojokerto. Potensi ini dapat diolah dengan menjadi produk kayu putih siap jual. “Demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat Semanding, imbuhnya.

Saya berharap berbagai kegiatan budaya memiliki nilai sakral. Oleh karena itu, harus dipublikasikan dan dipromosikan dengan memanfaatkan berbagai media. Sehingga dapat dikenal masyarakat luas hingga tingkat Nasional. (jat)

Artikel ini telah dibaca 393 kali

loading...
Baca Lainnya

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

Dr.Muhammad Dofir SH.MH Pimpin Kejaksaan Tinggi JawaTimur

SURABAYA – Rotasi pimpinan di Kejaksaan Tinggj Jawa Timur akhirnya bergulir. Dr Sunarta SH., MH...

14 Oktober 2019, 23:46 WIB

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

loading...