Senin, 26 Agustus 2019 - 18:09 WIB

Bupati Blitar Tinjau Pabrik Gula RMI, Stok Tebu Utamakan Lokal

Blitar.deliknews – Setelah dilakukannya proses penggilingan perdana di Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo (RMI) di Kabupaten Blitar pada pekan yang lalu, pada hari Senin (26/08/2019) Bupati Blitar, Rijanto melakukan peninjauan ke pabrik tersebut guna melihat proses penggilingan secara langsung.

Dalam peninjauan ke RMI Bupati ditemani juga Wakil Bupati Blitar, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Blitar, Beberapa Kepala Organisasi Perangkat Daerah di Lingkup Kabupaten Blitar serta Anggota Musyawarah Pimpinan Kecematan Binangun serta para tamu undangan yang hadir di acara tersebut.

Rijanto berharap dengan dimulai beroperasinya pabrik gula di Kecamatan Binangun itu bisa membawa perubahan untuk Kabupaten Blitar menuju kemajuan dan berdaya saing.

“Ya hari saya datang ke lokasi Pabrik Gula PT Rejoso Manis Indo dengan rombongan termasuk Wakil Bupati Blitar, untuk melihat proses beroperasi perdana penggilingan. Semoga kedepan bisa membawa kabupaten blitar yang semakin maju,” tuturnya usai meninjau Lokasi pabrik.

Rijanto juga optimis hadirnya pabrik gula RMI memberikan multi efek yang luarbiasa terutama bisa menyerap lapangan pekerjaan untuk masyarakat sekitar pabrik.

“Alhamdulillah hadirnya pabrik gula disini masyarakat sekitar bisa ikut andil, seperti diinformasikan ada sekitar 700 orang yang sudah bekerja disini. Artinya masyarakat sudah mendapatkan dampak yang positif dengan adanya pabrik RMI,” ungkap Bupati kepada awak media.

Selain itu orang nomor satu di Kabupaten Blitar juga menyampaikan selain menyerap tenaga kerja diharapkan para petani tebu juga ikut sejahtera dengan adanya pabrik RMI, sehingga tentunya akan lebih efektif jika produk tebu lokal bisa diolah di Kabupaten Blitar.

“Semoga para petani tebu di Blitar lebih tertarik untuk disetorkan ke RMI daripada dibawa di luar kota seperti Malang, Kediri dan lain sebagainya,” kata Rijanto.

Untuk diketahui PT RMI mulai proses penggilingan tebu sejak tanggal 22 Agustus dengan mengolah tebu rata-rata di pekan pertama mencapai 4.000 TCD (tones of cane per day/ ton tebu per hari) dan diprediksi angka tersebut akan terus naik sesuai dengan kebijakan pabrik.

Sedangkan Kementerian Pertanian menargetkan pada tahun 2020 akan terbangun sembilan pabrik gula baru yang tersebar di Jawa dan luar Pulau Jawa serta kawasan timur Indonesia dalam rangka percepatan swasembada gula nasional.(kmf).

Artikel ini telah dibaca 4394 kali

loading...
Baca Lainnya

Tipu Nasabah, Kakak Beradik Jadi Pesakitan

SURABAYA – Dua bersaudara yaitu Anggraini Puspitasari dan Arieke Iswanti, akhirnya menjadi pesakitan di PN...

21 Oktober 2019, 19:26 WIB

Penyidik Polres Sampang Dilaporkan Ke Propam. Terkait Kasus Penyerangan Dan Pengerusakan Kantor Media

Surabaya – Merasa kecewa dengan kinerja penyidik Reskrim Polres Sampang, akhirnya kepala wilayah media Jawapes...

20 Oktober 2019, 18:16 WIB

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

loading...