Selasa, 6 Agustus 2019 - 12:50 WIB

Bupati Blitar, Rijanto dan Direktur Kapasitas Manusia dan Kemitraan USAID, Thomas Crehan, juga memberikan reward bagi peserta program USAID JAPRI dengan peningkatan kerja terbaik.(foto/Bang Jun)

Bupati Blitar, Rijanto dan Direktur Kapasitas Manusia dan Kemitraan USAID, Thomas Crehan, juga memberikan reward bagi peserta program USAID JAPRI dengan peningkatan kerja terbaik.(foto/Bang Jun)

USAID Berikan Apresiasi Kewirausahaan JAPRI

Blitar.deliknews – Pemkab Blitar menggelar dan menutup acara Apresiasi Pencapaian Bisnis bersama peserta JAdi Pengusaha mandiRI (JAPRI) dengan kerjasama Pemerintah Kabupaten Blitar dengan USAID JAPRI, di Pendopo Agung Ronggo Hadi Notonegoro, Selasa (6/8/2019)

Dalam sambutan Direktur Kapasitas Manusia dan Kemitraan USAID, Thomas Crehan, menyatakan pendidikan menjadi sebuah prioritas utama kedutaan besar Amerika Serikat untuk memajukan kemitraan strategis AS – Indonesia dan menyiapkan para pemuda untuk menjadi tenaga kerja Global masa kini. Elemen kunci dari pendekatan Ini adalah sebuah upaya keseluruhan pemerintah untuk memfasilitasi kemitraan yang berkelanjutan secara mandiri antara Institusi, Universitas, bisnis dan warga AS dan Indonesia.

Melalui United States Agency for International Development (ASAID) Pemerintah Amerika Serikat bermitra dengan Pemerintah Indonesia dalam sektor swasta untuk memperkuat Pemuda dan kelompok yang rentan berpendapatan rendah dengan keahlian dan sumber daya yang diperlukan untuk bersaing di pasar lapangan kerja Indonesia. Hal ini akan bermanfaat untuk masa depan dan ekonomi mereka.

USAID JAdi Pengusaha mandiRI (JAPRI), satu bagian dari inisiatif yang besar ini didesain untuk memajukan Indonesia dalam perjalanannya menuju kemandirian dengan fokus pada pembangunan kapasitas institusional Indonesia melalui kemitraan dengan pemerintah daerah dan institusi pendidikan untuk memberdayakan Pemuda usia 18 sampai 30 tahun dengan pengetahuan dan keahlian kewirausahaan yang relevan dibandingkan dengan dibantu secara langsung oleh USAID.

USAID JAPRI merasa senang bahwa kemitraan lokal di Kabupaten Blitar ini menuju ke arah perubahan positif dalam kehidupan wirausahawan muda dan menghargai minat Pemerintah Kabupaten Blitar dalam melanjutkan pemberian coaching dan mentoring pada wirausahawan muda.

Selain itu, Thomas menyatakan bahwa sekitar 2,5 juta orang Indonesia memasuki dunia kerja setiap tahun namun sebagian besar mendapatkan pekerjaan dengan pendapatan rendah.

“Amerika Serikat dan Indonesia berbagai sebuah keyakinan bahwa bersama, kita dapat menciptakan peluang yang lebih baik agar para pemuda dapat meraih potensi mereka secara keseluruhan. Melalui USAID, kami mengembangkan kewirausahaan agar lebih banyak pemuda Indonesia dapat memberikan kontribusi bermakna pada ekonomi sambil mendukung diri mereka sendiri dan keluarga,” kata Thomas.(kmf).

Artikel ini telah dibaca 391 kali

loading...
Baca Lainnya

Melek Anggaran: FITRA Jatim Selenggarakan Sekolah Politik Anggaran

SURABAYA – Forum Indonesia Untuk Transparansi Anggaran (FITRA) Jawa Timur menyelenggarakan sekolah politik anggaran selama...

7 Desember 2019, 15:39 WIB

Pendiri Kabar Makassar Tidak Peduli Rating

TUBAN – Exxon Mobil bekerja sama dengan Tempo Institute menggelar acara Cangkruk Mathuk di Grand...

6 Desember 2019, 20:33 WIB

Setiajit Sidak Lokasi Proyek Kilang Minyak GRR Tuban

TUBAN – Untuk memastikan proyek kilang minyak Grass Root Refinery (GRR) Tuban berjalan lancar, Kepala...

6 Desember 2019, 19:13 WIB

Slogan “DJP Kuat Indonesia Maju” Jadi Pelopor Anti Korupsi

Tuban – Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Pratama Tuban memperingati hari Anti Korupsi Sedunia ( Hakorda...

6 Desember 2019, 13:05 WIB

Izin Lengkap, 8 Pengusaha Tempat Hiburan Karaoke Minta Buka Segel

Blitar – Demi kejelasan berusaha, delapan para pengelola tempat hiburan karaoke yang ada di Kota...

6 Desember 2019, 09:36 WIB

Bobol Kartu Kredit Milik Warga Asing, 18 Pemuda Diamankan Tim Siber Polda Jatim

SURABAYA – Kesigapan tim Siber Ditreskrimsus Polda Jatim Yang berhasil menangkap belasan pemuda dalam kasus...

4 Desember 2019, 16:51 WIB

loading...