Selasa, 6 Agustus 2019 - 07:58 WIB

Pisowanan Agung, Prosesi Puncak Hari Jadi Blitar Ke 695

Blitar.deliknews – Kirap Hurub Hambangun Praja yang bertajuk ‘Kiblat Papat Limo Pancer’ dan Pisowanan Agung merupakan puncak prosesi peringatan Hari Jadi Blitar ke-695. Prosesi upacara ini, diawali dengan kirab Pisoanan Agung dari halaman Aloon-aloon Blitar menuju Pendopo Ronggo Hadi Notonegoro.

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo, kali ini bertindak selaku Ki Patih dalam Pisowanan Agung ini menerima para msyarakat yang dalam hal ini diperankan oleh Kepala Desa/ Camat/ perangkat dan jajarannya untuk menanyakan maksutnya berkumpul di alon – alon Kota Blitar dengan berpepehan/berjemur dibawah terik matahari.

Dipimpin camat masing-masing, peserta mengarak panji-panji desa/kelurahan/kecamatan menuju Pisowanan Agung tersebut, menariknya semua berpakain layaknya pakaian ala kerajaan dan peserta upacara mengenakan pakaian tradisional ala adat Jawa kental menuju Pendopo Agung Ronggo Hadi Notonegoro.

Selanjutnya disusul iring – iringan Kirap Hurub Hambangun Praja dengan membawa ke tiga pusaka tersebut berupa, Kitab Sejarah, Panji Lambang Daerah dan Damar Hurub Hambangun Praja, yang merupakan sesantinya/semangat Kabupaten Blitar diarak menuju tempat persemayamannya yang sebelumnya telah di kirab selama 25 hari menuju Kiblat Papat dan seluruh kecamatan dan desa-desa di Kabupaten Blitar.

“Yang dimaksud dengan Kiblat Papat Limo Pancer tersebut yaitu Pendopo Ronggo Hadinegoro sebagai pancer atau pusat dari Kabupaten Blitar. Dimana sebelumnya, ketiga pusaka tersebut dikirap menuju kiblat papat yaitu Kiblat Lor yaitu Candi Penataran, Nglegok, Kiblat Kulon yaitu petilasan prasasti Padelegan Desa Pikatan, Kecamatan Wonodadi, Kiblat Kidul yaitu Candi Simping Desa Sumberjati, Kecamatan Kademangan, Kiblat Wetan, Prasati Munggut di Desa Babatan, Kecamatan Wlingi,” ungkap Bupati Blitar, Rijanto, Senin (5/8/2019) usai acara Pisowanan Agung.

“Lalu, sebelumnya pada 3 Agustus 2019 kemarin dari Candi Sawentar diarak menuju Pendopo Sasanan Adi Praja yang dimeriahkan dengan pagelaran Trotoar Blitar Festival (Blitar Palah Festival) dengan menghadirkan pameran fashion batik, parade mobil hias dan berbagai tampilan yang luar biasa untuk mengenalkan berbagai potensi Kabupaten Blitar pada seluruh masyarakat,” sambung bupati.

Kirab Hurub Hambangun Praja ini menurut Rijanto, diakhiri dengan kedatangan Pisowanan Agung di Pendopo Ronggo Hadinegoro yang bertepatan dengan Hari Jadi Blitar jatuh pada 5 Agustus 2019.

“Kirab Hurub Hambangun Praja dan Pisowanan Agung ini sekaligus untuk mengenalkan pada masyarakat tetang sejarah berdirinya Kabupaten Blitar pada 5 Agustus. Dengan mengetahui sejarah Hari Jadi Kabupaten Blitar sendiri, dimaksudkan supaya masyarakat memiliki rasa memiliki dan memupuk rasa kecintaannya pada Blitar guna menciptakan Kabupaten Blitar lebih sejahtera, maju dan berdaya saing,” pungkasnya. (kmf).

Artikel ini telah dibaca 2548 kali

loading...
Baca Lainnya

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

Amankan Pilkades Serentak, Bupati Blitar Serahkan 2.208 Personil Satlinmas

Blitar.deliknews – Sebanyak 2.208 personil Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dari 167 desa yang tersebar di...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 16:34 WIB

Pastikan Pelaksanaan Pilkades Serentak Aman Dan Lancar, DPRD Kabupaten Blitar Gelar Rapat Diskusi Tematik

Blitar.deliknews – DPRD Kabupaten Blitar gelar ‘Rapat Diskusi Tematik’ dengan Eksekutif, Polres Kota/Kabupaten Blitar dan...

10 Oktober 2019, 11:02 WIB

Menpan Arman Kunjungi PT RMI di Blitar, 10 Pabrik Gula Tebu Harus Tuntas Dibangun

Blitar.deliknews – Menteri Pertanian, Amran Sulaiman mengunjungi Pabrik Gula (PG) Rejoso Manis Indo (RMI) di...

10 Oktober 2019, 07:44 WIB

Polemik Pedagang Unggas Keputran PD Pasar Tak Pedulikan Hasil Hearing Dengan DPRD Surabaya

Surabaya – Polemik pemindahan pedagang unggas di pasar Keputran bergejolak lagi. Pasalnya, pihak PD Pasar...

9 Oktober 2019, 10:20 WIB

Sidang Amblesnya Jalan Gubeng, Anak Walikota Surabaya Cuma Dijadikan Saksi

Surabaya – 6 terdakwa dalam kasus amblesnya jalan gubeng akhirnya menjalani sidang perdana di PN...

7 Oktober 2019, 16:07 WIB

loading...