Kamis, 1 Agustus 2019 - 08:09 WIB

Rapat Koordinasi KPA Kota Blitar, Laporkan Penderita AIDS Sejumlah 194 Orang

Blitar.deliknews – Tanggulangi bahaya penyebaran penyakit HIV/AIDS, maka Pemkot Kota Blitar, Rabu (31/7). menggelar Rapat Koordinasi Komisi Penanggulangan HIV/AIDS (KPA) Kota Blitar.

Rapat Koordinasi ini dihadiri oleh Plt Wali Kota Blitar, Santoso, OPD terkait, Camat dan Kepala Kelurahan se – Kota Blitar, Diretur RSUD Wardi Waluyo, serta Kepala Puskemas dan Organisasi Masyarakat Pemerhati HIV/AIDS dengan menghadirkan nara sumber dari Komisi Penanggulangan HIV/Aids Malang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Blitar, dr. Muhamad Muchlis mengatakan, capaian penanggulangan AIDS sampai pada tahun 2030 adalah tiga zero. Yakni, meniadakan atau menurunkan jumlah kasus HIV yang baru, meniadakan atau menurunkan kematian akibat AIDS dan meniadakan stigma diskriminasi. Sedangkan untuk capaian itu, dijabarkan dengan strategi “STOP”. Yaitu, Suluh, Temukan, Obati dan Pertahankan.

Untuk itu, pemerintah pusat telah mengeluarkan kebijakan yang diatur dalam PP Nomor 124 Tahun 2016 Tentang Perubahan atas PP Nomor 75 Tahun 2006 Tentang Komisi Penanggulangan Aids Nasional dan Permenkes RI Nomor 21 Tahun 2013 Tentang Penanggulangan HIV/AIDS dan Intruksi Mentri Dalam Negeri RI Nomor 444.24/2259/SD/2013 Tentang Penguatan Kelembagaan dan Pemberdayaan Dalam Penanggulangan HIV/AIDS di Daerah, serta Permenkes Nomor 4 Tahun 2019 Tentang Standar Teknis Pelayanan Dasar Pada Standar Pelayanan Minimal (SPM) Pada Bidang Kesehatan.

“Walaupun sudah diatur dalam berbagai peraturan, namun kenyataanya jumlah penderita AIDS dari tahun ke tahun semakin meningkat dan hal itu menjadikan perhatian serius baik pemerintah pusat maupun daerah. Karena dampak yang diakibatkan itu sangat besar bagi kehidupan, baik secara ekonomi, sosial dan budaya,” tutur Muchlis.

Muchlis menerangkan, jumlah kasus HIV/AIDS sejak ditemukan pada tahun 1987 semakin meningkat dan ini akan terus meningkat jika tidak segera di tanggulanginya. Sedangkan menurut data dari kementrian Kesehatan RI tahun 2017, “kasus terbanyak penderita HIV/AIDS adalah Provinsi Jawa Timur. Sedangkan di Blitar sejak tahun 2014 s/d 2019 mencapai 194 kasus. Pada stadium awal yang dapat menurunkan kematian sejumlah 35,9% dari jumlah penderita yang dilaporkan,” ungkapnya.

Sementara, Plt Wali Kota Blitar, Santoso mengatakan, kalau permasalahan AIDS di Kota Blitar ini menjadi perhatian serius di jajarannya. Ia harap, penyakit berasal dari virus HIV ini bisa hilang sepenuhnya. Sedang bagi yang mengidapnya bisa meningkat harapan hidupnya.

“Usai Rakor ini yang dilakukan segera melangkah jauh sosialisasi penanggulangannya,” tuturnya.

Mantan Sekda Kota Blitar menambahkan, Penyakit AIDS sudah menjadi permasalah nasional bahkan Kota Blitar tertinggi di Jawa Timur. Maka untuk meniadakan infeksi penyakit ini perlu dukungan semua pihak.

“Juga kita ajak tokoh agama tokoh masyarakat untuk memberitahu lebih luas akan bahaya AIDS. Mengingat sampai saat ini tidak ada obat mujarab untuk penyakit ini,” pungkasnya.(hms).

Artikel ini telah dibaca 171 kali

loading...
Baca Lainnya

Diklatpim IV Pemkot Blitar, Proyeksinya Bisa Ada Perubahan

Blitar.deliknews – Sebanyak 40 orang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV yang diselenggarakan...

20 Agustus 2019, 19:31 WIB

Guna Meningkatkan Performa Calon Mahasiswa, POLTEK UBAYA Datangkan Motivator Tingkat Nasional

Surabaya – Guna meningkatkan mutu kualitas performa dan wawancara saat mencari kerja , Universitas UBAYA...

20 Agustus 2019, 15:35 WIB

Pemkab Blitar Kembangkan SDM Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Blitar.deliknews – Upaya untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Blitar...

20 Agustus 2019, 15:01 WIB

Melongok Aksesoris Kulit Sepeda Kuno Ala Sumadi Seng

MAGETAN – Kerajinan tangan berbahan kulit sapi atau kambing yang dihasilkan para perajin Kabupaten Magetan...

19 Agustus 2019, 22:42 WIB

Launching tali bumi Ini kata Bupati Blitar

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Rijanto meresmikan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan...

19 Agustus 2019, 12:00 WIB

Layani Seks Threesome, Wanita Asal Jember Diciduk Unit PPA Polrestabes Surabaya

Surabaya – Jaringan prostitusi melalui online yang menawarkan layanan seks threesome kembali dibongkar oleb Unit...

17 Agustus 2019, 17:26 WIB