Rabu, 31 Juli 2019 - 18:31 WIB

BPOM Surabaya Temukan Satu Gudang Berisi Jamu Ilegal di Blitar

Blitar.deliknews – Tim Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Surabaya menggelar inspeksi mendadak (Sidak) dan berhasil menemukan jamu olahan tanpa ijin edar, tepatnya di Jalan Bakung Kota Blitar dan Gudang di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar. Rabu (31/7/2019).

Dari pantauan deliknews di lapangan, tim BPOM Surabaya sebanyak 10 orang menggledah sejumlah tempat yakni, toko tempat menjual barang jamu ilegal tersebut, lalu di garasi, diteruskan di rumah/tempat tinggal yang jaraknya hanya bersebelahan.

Tim BPOM Surabaya mencurigai truck dan mobil box yang berisi jamu tanpa ijin edar di sebuah garasi di Jalan Bakung -Kota Blitar, Rabu (31/7/2019) foto by Bang Jun

Dari situ, nampak tim menemukan sejumlah barang sebanyak 1 truck dan 1 mobil box siap edar yang dicurigai berisi barang ilegal tersebut, namun tim hanya membawa beberapa bungkus saja. Selanjutnya diteruskan ke dalam rumah, dan juga ditemukan puluhan kardus berlebel yang sama.

Tim BPOM Surabaya juga menemukan barang dalam kemasan kardus berisi barang yang sama dari rumah pemilik barang tersebut.(foto by Bang Jun)

Tidak puas dengan hasil temuan, tim BPOM Surabaya melanjutkan ke salah satu gudang, tepatnya di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar dan diketahui juga bahwa gudang tersebut pemiliknya sama yang berada di Jalan Bakung Kota Blitar itu.

Masih dari pantuan deliknews, tim menyisir sampai gudang yang ada dibelakang sendiri dan menemukan puluhan kardus, ratusan botol, ribuan jamu dalam kemasan sanset, puluhan jurigen yang berisi bekas cairan jamu, alat packing dan pulahan bak yang dicurigai tempat untuk mengolah jamu.

Tim BPOM Surabaya juga menemukan ratusan jamu dalam botol, ribuan jamu dalam sanset dan puluhan kardus di gudang pemilik yang sama di Desa Sumber, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar.(foto By Bang Jun).

Setelah beberapa puluh menit, akhirnya tim melakukan penyegelan barang – barang yang diduga tidak berijin itu dengan tulisan “Disegel BPOM Surabaya”.

“Atas informasi masyarakat, kami sudah melakukan penyelidikan selama satu minggu dan akhirnya menemukan barang berupa jamu kemasan berupa serbuk dan jamu dalam kemasan botol berupa cairan, tanpa disertai ijin edar,” ungkap Joni Idrus Setiawan, selaku Kepala Lokapom/BPOM Surabaya yang berkantor di Jalan Pekabangsa no. 42, Kabupaten Kediri.

“Dan kami masih melakukan pengempakan, dan akan kita sita untuk kita laporkan kepada pimpinan sebagai barang bukti untuk kita tindak lanjuti,” sambungnya.

Sampai berita ini diterbitkan, tim masih melakukan proses penyegelan dan diketahui pemilik barang itu adalah Hendri Ermawan, warga Jalan Bakung no 37 Kota Blitar.(jun).

Artikel ini telah dibaca 173 kali

loading...
Baca Lainnya

Diklatpim IV Pemkot Blitar, Proyeksinya Bisa Ada Perubahan

Blitar.deliknews – Sebanyak 40 orang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV yang diselenggarakan...

20 Agustus 2019, 19:31 WIB

Guna Meningkatkan Performa Calon Mahasiswa, POLTEK UBAYA Datangkan Motivator Tingkat Nasional

Surabaya – Guna meningkatkan mutu kualitas performa dan wawancara saat mencari kerja , Universitas UBAYA...

20 Agustus 2019, 15:35 WIB

Pemkab Blitar Kembangkan SDM Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Blitar.deliknews – Upaya untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Blitar...

20 Agustus 2019, 15:01 WIB

Melongok Aksesoris Kulit Sepeda Kuno Ala Sumadi Seng

MAGETAN – Kerajinan tangan berbahan kulit sapi atau kambing yang dihasilkan para perajin Kabupaten Magetan...

19 Agustus 2019, 22:42 WIB

Launching tali bumi Ini kata Bupati Blitar

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Rijanto meresmikan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan...

19 Agustus 2019, 12:00 WIB

Layani Seks Threesome, Wanita Asal Jember Diciduk Unit PPA Polrestabes Surabaya

Surabaya – Jaringan prostitusi melalui online yang menawarkan layanan seks threesome kembali dibongkar oleb Unit...

17 Agustus 2019, 17:26 WIB