Senin, 29 Juli 2019 - 20:14 WIB

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo, S.Sos, saat membuka dan memberikan sambutan kepada panitia Pilkades Serentak 2019 di gedung serbaguna kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Jalan Raya Pojok Garum, Senin (29/7/2019). Foto Bang Jun

Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo, S.Sos, saat membuka dan memberikan sambutan kepada panitia Pilkades Serentak 2019 di gedung serbaguna kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Jalan Raya Pojok Garum, Senin (29/7/2019). Foto Bang Jun

Wakil Bupati Blitar : Panitia Pilkades Harus Memahami Aturan

Blitar.deliknews – Pemkab Blitar melalui Bagian Pemerintahaan menggelar acara pembekalan kepada panitia pemilihan pilkades serentak tingkat kecamatan dan desa di gedung serbaguna kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Blitar, Jalan Raya Pojok Garum, Senin (29/7/2019).

Dihadiri 167 Desa se-Kabupaten Blitar, acara ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Blitar, Marhaenis Urip Widodo, S.Sos. Didampingi Kabag Pemerintahan, Bambang Dwi Purwanto, dan Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD), Mujianto, sebagai narasumber Kabag Hukum, Agus Sunanto.

Dalam sambutan, Wakil Bupati Blitar mengatakan, di dalam pelaksanaan pilkades serentak nanti, panitia harus betul – betul memahami aturan yang telah ditetapkan. Dimana pilkades serentak sangat berbeda dengan pemilihan lainnya maupun sebelumnya dan rawan konflik.

“Pemilihan Kepala Desa sangat rentan adanya pergesekan antar calon maupun antar pendukung calon. Hal inilah yang harus disikapi dan di antisipasi oleh seluruh panitia maupun stakeholder terkait, mulai proses pendaftaran, seleksi sampai pelaksanaan pemilihan dan terakhir penetapan,” tutur Marhaenis.

Marharnis juga mengimbau kepada anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) atau penjabat kepala desa agar memiliki kepekaan terhadap hal-hal yang dapat menimbulkan permasalahan.

Selain itu ia juga menginformasikan bahwa pendaftaran sekarang ini tidak dipungut biaya. Pembiayaan dalam pelaksanaan pemilihan pilkades sudah ditanggung pemerintah daerah melalui APBD 2019.

“Anggaran pelaksanaan pemilihan pilkades serentak di tahun 2019 ini, baik honoraium, surat suara, bilik serta kotak suara semua ditanggung pemeritah daerah melalui APBD Kabupaten Blitar tahun anggaran 2019,” terangnya.

Ditempat yang sama, Kabag Pemerintahan Bambang Dwi Purwanto mengatakan, saat ini yang akan mengikuti pilkades serentak sejumlah 167 desa yang sudah mendapat SK Bupati. Yang mana ada penambahan 4 desa kemarin yang belum mendapat SK karena soal periodesasi kades.

Dari ke-4 desa itu yakni, Desa Tunjung Kecamatan Udanawu, Desa Kalipucung Kecamatan Sanankulon; Desa Maron Kecamatan Kademangan dan Desa Tegalsari Kecamatan Wlingi.

“Karena masa jabatan kades tersebut belum habis dan habis setelah pelaksanaan pilkades serentak, yakni Maret 2020 nanti. Maka, desa tersebut mengajukan dini dan sudah mendapat SK,” ungkap Dwi.

Menurut Dwi, saat ini adalah masih tahapan persiapan yang mana persiapan ini dimulai pada 18 Juni 2019 s/d 27 Agustus 2019. Sedangkan pendaftaran bagi calon peserta akan dibuka 30 Juli 2019 s/d 14 Oktober 2019. Dimana pemungutan suara ini akan dilaksanakan secara serentak 18 Oktober 2019.

“Hal ini sesuai dengan Keputusan Bupati Blitar nomor 158/240/ 4 09.06/KPTS/2019 Tentang Penetapan Tahapan Pemilihan Kepala Desa Serentak di Wilayah Kabupaten Blitar tahun 2019,” pungkasnya.(kmf).

 

Artikel ini telah dibaca 3822 kali

loading...
Baca Lainnya

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

Dr.Muhammad Dofir SH.MH Pimpin Kejaksaan Tinggi JawaTimur

SURABAYA – Rotasi pimpinan di Kejaksaan Tinggj Jawa Timur akhirnya bergulir. Dr Sunarta SH., MH...

14 Oktober 2019, 23:46 WIB

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

loading...