Begini Alasan Kadishub Kabupaten Blitar Segera Benahi ATCS Traffic Light Kesamben

  • Whatsapp
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Toha Mashuri saat menghadiri acara Blitar Garage Showcase 2019 di kantor Pemkab lama Jalan S. Supriyadi Kota Blitar, Minggu (28/7/2019). Foto by Bang Jun

Blitar.deliknews – Para pengguna jalan baik sepeda motor maupun mobil mengeluhkan sistem traffic light (lampu merah) yang berada di perempatan pasar kesamben, dimana durasi tunggunya/merah kerap dinilai terlalu lama ketimbang waktu berjalan/hijaunya.

Diketahui, pada saat lampu tersebut berwarna merah, durasinya kurang lebih 150 detik. Sedangkan pada saat lampu tersebut berwarna hijau durasinya 30 detik saja. Hal ini bisa menjadikan penumpukan dan antrian panjang, yang mengakibatkan durasi tunggu terlalu lama walapun itu terjadi hanya pada jam/hari tertentu.

Muat Lebih

Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Blitar, Toha Mashuri, saat dikonfirmasi mengenai hal itu mengatakan, “Persoalan yang menimbulkan penumpukan/antrian pajang itu disebabkan kondisi jalan yang tidak simetris dan akan segera kita perbaiki,” ujarnya, Minggu (28/7/2019) saat menghadiri acara Blitar Garage Showcase 2019 di kantor Pemkab lama Jalan S. Supriyadi Kota Blitar.

Selain itu, Toha juga mengatakan kalau pihaknya juga merasa kesulitan untuk memantau kapan dan jam berapa kepadatan ini terjadi. Karena predeksi jam kepadatan tersebut juga selalu berubah – ubah.

“Nantinya akan kita upayakan untuk menghitung ulang. Kedepan kalau Area Traffic Control System (ATCS) atau pengendali lalu lintas sudah kita miliki disemua perempatan, tentunya kita akan lebih mudah untuk memerah hijaukan lampu traffic dari sistem Command Center yang kita miliki,” imbuhnya.

Toha juga mengakui bahwa traffic light yang ada di Kabupaten Blitar baru ada beberapa titik saja yang ada ATCS nya. Untuk sementara, Dinas Perhubungan akan merekayasa supaya dari arah timur bisa lurus kebarat dengan lancar ataupun sebaliknya dari arah barat.

“Sebelah timur pasar akan kita upayakan untuk tidak crossing ke arah timur. Dengan begitu, bisa mengurangi hambatan. Sedangkan dari arah Terminal Kesamben, akan kita bahas melalui musyawarah forum lalu lintas, karena jalur yang ada di wilayah Kesamben sangat terbatas sekali,” paparnya.(jun).

Pos terkait