Rabu, 17 Juli 2019 - 16:22 WIB

Pengaruh Majapahit Yang Mendunia, Diceritakan di Pagelaran Purnama Seruling Penataran

Blitar.deliknews – Pagelaran ‘Purnama Seruling Penataran’ yang digelar oleh Pemkab Blitar bersama Dewan Kesenian Kabupaten Blitar dalam rangka untuk memperingati hari jadi Kabupaten Blitar ke-695, sukses menghipnotis ribuan penonton.

Dipusatkan di candi Pallah/Penataran, pagelaran ini dihadiri dan dibuka langsung oleh Bupati Blitar, H. Rijanto. Nampak hadir pula Kapolres Blitar dan Kapolres Blitar Kota, Dandim 0808/Blitar, Komandan Yonif 511, mantan Bupati Blitar, Heri Nugroho, serta kepala OPD Pemkab Blitar dan tamu undangan.

Dalam kesempatanya, Bupati Rijanto mengatakan, “pagelaran ini sangat bagus, dimana Purnama Seluring Penataran ini selain mengangkat pesona dari Candi Penataran itu sendiri, bisa juga mengangkat pesona dari bumi penataran,” ucapnya dihadapan penonton, Selasa (16/7/2019) malam.

Rijanto juga mengatakan, kegiatan tahun ini pagelaran tidak diadakan di atas, namun atas ijin rokemendasi dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Bidang Purbakalaan, Mojokerto, bisa diadakan di bawah.

“Hal tersebut dikarenakan, posisi struktur Candi mengalami pergeseran akibat sering adanya tekanan yang kuat dari sound sistem,” ungkapnya.

“Dan saya ucapkan terima kasih kepada kepurbakalaan atas ijinnya untuk mengadakan pentas malam hari ini,” sambung Rijanto.

Lebih lanjut, kegiatan ini merupakan rangkaian dalam rangka hari jadi Kabupaten Blitar ke-695. Yang mana pada saat Festival Panji Nusantara (FPN) beberapa hari lalu juga diadakan di komplek Amphiteater Penataran yang juga dihadiri oleh delegasi kesenian Jawa Barat, Kaltim/ Kutainegara, Sulsel/Makasar, Bali dan juga Jawa Timur.

“Dimana cerita Panji Nusantara ini digambarkan pada dinding relief Candi Penataran,” tutur Rijanto, Bupati Blitar.

Sementara, Ketua Dewan Kesenian Kabupaten Blitar, Wima Brahmantya mengatakan, “pagelaran Purnama Seruling Penataran ini sebuah festival budaya, dimana kita mengambil spirit kejayaan nusantara di masa lalu, yakni kerajaan Majapahit yang punya pengaruh mendunia,” terangnya disela – sela acara.

“Sehingga spirit ini, kita juga mengundang seniman nusantara dan seniman dunia untuk menyuarakan persaudaraan dan perdamaian dunia,” imbuh Wima.

Menurut mas Wima sapaan akrabnya, pentas budaya ini diceritakan pula dari relief Candi Penataran, yang mana ada 2 orang bersaudara yang ingin mendekatan diri pada Sang Pencipta, dengan jalan bertapa. Dimana dua bersaudara ini yang satu tubuhnya gemuk dan yang satunya tubuhnya kurus.

“Dua tokoh gemuk dan kurus ini menjadi magnet bagi kehidupan politik hari ini, mereka sama-sama menebar kebaikan. Yakni dalam cerita Bubhuksah dan gagang Aking,” urainya.

Terakhir, tujauan diadakan pagelaran ini menurut Mas Wima, “Kita mengajak masyarakat untuk lebih mengenal kekayaan budaya bangsa Indonesia. Kemudian setelah mengenal, masyarakat bisa melestarikan sekaligus mencintainya,” pungkasnya. (kmf).

 

Artikel ini telah dibaca 269 kali

loading...
Baca Lainnya

Diklatpim IV Pemkot Blitar, Proyeksinya Bisa Ada Perubahan

Blitar.deliknews – Sebanyak 40 orang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV yang diselenggarakan...

20 Agustus 2019, 19:31 WIB

Guna Meningkatkan Performa Calon Mahasiswa, POLTEK UBAYA Datangkan Motivator Tingkat Nasional

Surabaya – Guna meningkatkan mutu kualitas performa dan wawancara saat mencari kerja , Universitas UBAYA...

20 Agustus 2019, 15:35 WIB

Pemkab Blitar Kembangkan SDM Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Blitar.deliknews – Upaya untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Blitar...

20 Agustus 2019, 15:01 WIB

Melongok Aksesoris Kulit Sepeda Kuno Ala Sumadi Seng

MAGETAN – Kerajinan tangan berbahan kulit sapi atau kambing yang dihasilkan para perajin Kabupaten Magetan...

19 Agustus 2019, 22:42 WIB

Launching tali bumi Ini kata Bupati Blitar

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Rijanto meresmikan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan...

19 Agustus 2019, 12:00 WIB

Layani Seks Threesome, Wanita Asal Jember Diciduk Unit PPA Polrestabes Surabaya

Surabaya – Jaringan prostitusi melalui online yang menawarkan layanan seks threesome kembali dibongkar oleb Unit...

17 Agustus 2019, 17:26 WIB