Rabu, 17 Juli 2019 - 18:11 WIB

Bupati Rijanto Terima Tim Ekspedisi Destana Stunami di Kampung Coklat

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, H. Rijanto menerima Tim Ekspedisi Desa Tangguh Bencana (Destana) Tsunami dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) pusat di wisata Kampung Coklat, Blitar Rabu (17/7/2019).

“Tim Destana Stunami, BNPB ini nantinya akan mengadakan sosialisasi penanggulangan tsunami kepada masyarakat di kawasan Pantai Tambakrejo, Desa Tambakrejo, Kecamatan Wonotirto, selama dua hari,” kata Bupati Blitar.

Menurut Rijanto, sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat jika terjadi gempa atau tsunami, masyarakat bisa mengetahui tatacara penyelamatan.

“Mengingat Kabupaten Blitar mempunyai kawasan bibir pantai dan menurut BNPB berpotensi terjadinya bencana,” tambahnya.

Selain masyarakat, Kabupaten Blitar juga daerah yang banyak dikunjungi wisatawan. Untuk itu, tim BNPB harus mengevaluasi betul – betul selama bersolialisasi guna menghadapi resiko bila terjadi bencana,” harap Bupati.

“Tidak hanya masyarakat, keselamatan pengunjung atau wiasatan harus juga kita fikirkan. Saya harap nantinya tim Destana betul – betul mengevaluasi selama mengadakan sosialisasi bersama masyarakat yang ada disana,” terangnya.

Ditempat yang sama, Pangarso Suryo Utomo selaku Kasubid Peran Masyarakat BNPB mengatakan hal yang sama. Dimana tim Ekspidisi Desa Tanggap Bencana (Destana) Stunami ini menyiapkan masyarakat sepanjang pantai untuk memahami acaman stunami yang mungkin terjadi.

“Stunami tidak hanya terjadi akibat gempa, melainkan juga bisa diakibatkan hal – hal lain seperti di Pandeglang kemarin adanya gugusan gunung yang mengakibatkan stunami,” terangnya.

“Selain itu, yang mendasari kegiatan ini merupakan atas informasi dari pakar kebencanaan Indonesia agar segara melakukan edukasi kepada masyarakat sepanjang pantai selatan pulau jawa,” sambung Papang sapaan akrabnya.

Tambah Papang, selain wilayah pesisir selatan pulau jawa, pihaknya juga akan merencanakan tim ekspedisi gunung api. Dimana tim ini juga akan memberikan edukasi kepada mayarakat sekitar lereng gunung merapi.

Selain itu, pihaknya juga akan membentuk tim ekspedisi Daerah Aliran Sungai (DAS) yang sering mengakibatkan banjir dan lonsor.

“Kalau di Jawa Timur, kawasan Gunung Kelud dan Semeru, sedangkan di Jawa Tengah kawasan Gunung Merapi. Karena kawasan ini juga rentan terjadinya bencana, maka perlu dibentuk tim lain yaitu, tim Ekspedisi Gunung Api dan Ekspedisi Banjir dan Longsor,” pungkas Papang.

Diketahui tim Ekpedisi Destana Stunami ini secara maraton memberikan sosialisasi untuk wilayah Provinsi Jawa Timur mulai Banyuwangi dan hari ini di Kabupaten Blitar, lalu dilanjutkan sampai Kabupaten Pacitan dan secara Nasional akan berakhir di Kabupaten Pandeglang.(hms).

Artikel ini telah dibaca 176 kali

loading...
Baca Lainnya

Diklatpim IV Pemkot Blitar, Proyeksinya Bisa Ada Perubahan

Blitar.deliknews – Sebanyak 40 orang mengikuti Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan (Diklatpim) tingkat IV yang diselenggarakan...

20 Agustus 2019, 19:31 WIB

Guna Meningkatkan Performa Calon Mahasiswa, POLTEK UBAYA Datangkan Motivator Tingkat Nasional

Surabaya – Guna meningkatkan mutu kualitas performa dan wawancara saat mencari kerja , Universitas UBAYA...

20 Agustus 2019, 15:35 WIB

Pemkab Blitar Kembangkan SDM Melalui Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial

Blitar.deliknews – Upaya untuk meningkatkan kapasitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan kesejahteraan masyarakat, Pemkab Blitar...

20 Agustus 2019, 15:01 WIB

Melongok Aksesoris Kulit Sepeda Kuno Ala Sumadi Seng

MAGETAN – Kerajinan tangan berbahan kulit sapi atau kambing yang dihasilkan para perajin Kabupaten Magetan...

19 Agustus 2019, 22:42 WIB

Launching tali bumi Ini kata Bupati Blitar

Blitar.deliknews – Bupati Blitar, Rijanto meresmikan kantor Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWC NU) Kecamatan...

19 Agustus 2019, 12:00 WIB

Layani Seks Threesome, Wanita Asal Jember Diciduk Unit PPA Polrestabes Surabaya

Surabaya – Jaringan prostitusi melalui online yang menawarkan layanan seks threesome kembali dibongkar oleb Unit...

17 Agustus 2019, 17:26 WIB