Selasa, 16 Juli 2019 - 08:41 WIB

Sidang Paripurna DPRD Kota Blitar, Menyetujui dan Menerima, Begitu Kata Plt Walikota Santoso

Blitar.deliknews – DPRD Kota Blitar gelar Rapat Paripurna ‘Penetapan Persetujuan Bersama Atas Raperda Tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggran 2018’, di Ruang Sidang Paripurna DPRD Kota Blitar.

Hadir dalam sidang paripurna tersebut, Plt Walikota Blitar, Santoso, OPD Pemkot Blitar, Forkompinda, dan sidang dipimpin langsung Ketua DPRD Kota Blitar beserta Wakil Ketua.

Dalam sidang paripurna penetapan persetujuan bersama atas ranperda pertanggungjawaban APBD 2018, Senin (15/7) semua fraksi DPRD Kota Blitar menyetujui. Namun tetap dengan memberikan rekomendasi kepada Pemkot Blitar untuk menemukan cara efektif agar Silpa tidak sampai besar seperti tahun lalu.

Salah satunya dengan melakukan evaluasi kebijakan serapan daerah, memperbaiki managemen penganggaran, pemercepatan program pembangunan, dan monitoring dengan pemberian sangsi bagi OPD dengan serapan rendah.

“Sangsinya pertama ya untuk beberapa program kegiatan akan kita pending, atau kita samakan dengan yang tahun kemarin,” ungkap Wakil Ketua DPRD Totok Sugiarto.

Totok meminta agar Pemkot Blitar melakukan perbaikan dalam perencanaan penganggaran. Di tahun lalu anggaran pembangunan gedung-gedung sekolah dinas pendidikan mencapai Rp 27 miliar namun yang dikerjakan hanya gedung SMPN 3 saja menelan Rp 23 miliar.

Padahal ada banyak gedung sekolah yang perlu perbaikan dianggarkan kecil hingga kalah dengan satu proyek besar di SMPN 3 saja. “Hal seperti inilah yang membuat serapan rendah akibat ada satu kegiatan yang nominalnya terlampau besar hingga mempengaruhi persentase,” ujarnya.

Sementara Plt Walikota Blitar, Santoso mengatakan kalau Pemkot Blitar sudah melakukan evaluasi daya serap OPD tiap triwulan. Bahkan telah menerjunkan asisten pemerintahan untuk membantu OPD agar serapan sesuai target.

“Ada 900 Milyard lebih didalam APBD 2018 yang pelaksanaanya memang belum maksimal dan penyerapanya secara keseluruhan belum sesuai target, hanya 84%. Dimana anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK),” ungkap Santoso usai sidang.

“Ditambah lagi, anggran tersebut juga bersumber dari tambahan Silva 2018 sebesar 211 milyard. Selain itu, gagalnya lelang juga menyebabkan penyerapan kurang,” sambungnya.

Santoso berjanji pada triwulan kedua ini akan kita genjot, agar sesuai target dan tidak terlalu menumpuk didalam pengajuan. Selain itu, pihaknya juga menerima masukan dari DPRD Kota Blitar kalau saat ini Pemkot Blitar perlu adanya perbaikan managemen. Maka dari itu dia setuju apabila ada OPD yang serapannya rendah akan diberikan sangsi.

“Kalau memang rapotnya dari triwulan satu, dua, dan tiga jeblok artinya OPD itu tidak ada inovasi. Kalau begini mungkin nanti saat APBD Perupahan tidak berlu diberikan anggaran tambahan. Lebih baik diberikan ke OPD yang punya inovasi dan kreativitas tinggi untuk digunakan kepentingan rakyat atau APBD pro rakyat,” pungkasnya.(hms)

Artikel ini telah dibaca 3816 kali

loading...
Baca Lainnya

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

Dr.Muhammad Dofir SH.MH Pimpin Kejaksaan Tinggi JawaTimur

SURABAYA – Rotasi pimpinan di Kejaksaan Tinggj Jawa Timur akhirnya bergulir. Dr Sunarta SH., MH...

14 Oktober 2019, 23:46 WIB

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

loading...