Jawa Timur

Kamis, 11 Juli 2019 - 20:09 WIB

6 hari yang lalu

logo

TMMD di Blitar, Pemkab Blitar Support 1,4 Milyard

Blitar.deliknews – Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) adalah salah satu wujud Operasi Bhakti TNI, yang merupakan program terpadu lintas sektoral antara TNI dengan Departemen, Lembaga Pemerintah Non Departemen dan Pemerintah Daerah serta komponen bangsa.

Untuk itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blitar menyambut baik dan mendukung Program TMMD ke-105 yang diadakan Kodim 0808/Blitar diwilayahnya. Adapun bentuk dukungan itu berupa bantuan dari APBD Tahun Anggran 2019 Kabupaten Blitar sejumlah Rp. 1.451.550.000,-

Bupati Blitar, Drs. H. Rijanto MM, Usai memimpin upacara pembukaan TMMD TA. 2019 di lapangan Desa Karangbendo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Kamis (11/7/2019) Mengatakan, program ini sangatlah tepat demi percepatan pembangunan suatu daerah.

“Alhamdulillah tahun ini, TMMD Ke-105, di Kabupaten Blitar mendapatkan lagi yakni di Desa Karangbendo Kecamatan Ponggok Kabupaten Blitar,” kata Bupati Blitar, usai acara upacara, Kamis (11/07/2019)

Dituturkan, pelaksanaan TMMD di Desa Karangbendo ada beberapa titik, antara lain sasaran fisik ada 7 sasaran yaitu pembangunan Jalan makadam Panjang 2,7 Km lebar 2,70 meter, pembuatan jembatan plat besi panjang 24 meter lebar 1,5 meter, renovasi mushola 1 unit, renovasi Masjid 1 unit renovasi rumah 15 unit, pembuatan pos kamling 2 unit, sasaran partisipasi jambanisasi 20 unit.

“Selain itu, ada kegiatan non fisik yang bersifat sosialisasi, penyuluhan kepada masyarakat baik dari dinas terkait maupun dari BNN,” imbuhnya.

“Disamping itu, Desa Karangbendo jika dibandingkan dengan desa lain agak tertinggal dan berbatasan dengan Perhutani dan kali lahar, oleh karena itu, Desa Karangbendo diusulkan agar mendapatkan prioritas dalam program TMMD ini,” sambung Bupati.

Ditempat yang sama, Komandan Kodim 0808/Blitar Letkol Inf Kris Bianto mengatakan, pihaknya untuk memsukseskan program tersebut telah melibatkan peserta sebanyak132 dari Unsur TNI, 2 Polri, Dinas OPD 16 orang dan 116 orang dari unsur masyarakat.

“Selama 30 hari, sesuai target harus sudah selesai,” ujarnya.(kmf)

Artikel ini telah dibaca 183 kali

Baca Lainnya
loading…