Selasa, 21 Mei 2019 - 21:49 WIB

Pemkot Blitar, Akan Siapkan Pasar Murah Guna Stabilakan Harga

Blitar.deliknews – Pemerintah Kota (Pemkot) Blitar, dalam waktu dekat bakalan menggelar
acara rutin (pasar murah) saat lebaran akan tiba. Ini merupakan sebagai bentuk untuk menstabilisasi harga sembako di pasaran, lantaran harga pangan dipasaran dinilai masih relatif tinggi dari harga sebelumnya.

“Intinya kegiatan ini dalam rangka ketersediaan pasokan dan stabilisasi harga, biasanya kalau di bulan Ramadan dan hari raya Idul Fitri ada kecendrungan kenaikan harga barang komoditi,” ujar┬áPlt Walikota Blitar, Santoso, Selasa (21/5/2019) usai memimpin rapat dengan OPD terkait.

Kegiatan ini menurut Santoso akan diutamakan untuk masyarakat yang tidak mampu dan membutuhkan sembako yang lebih murah dibandingkan dengan harga pasaran.

“Nanti, masalah harga akan kita tekan mulai tanggal 23 sampai tanggal 25 dan akan kita sesuaikan dibawah harga pasaran,” ujarnya.

Ia juga mengatakan, kalau pasar murah ini akan digelar di Jalan Kenanga dalam bentuk bazar. Mengingat, dalam bentuk bazar itu sangat efektif, murah dan strategis, utamanya lebih disukai masyarakat Kota Blitar. Disamping itu, selain belanja ada nuansa hiburannya.

Selain digelar pasar murah, Pemkot Blitar akan menekan harga kebutuhan bahan pokok dengan mengadakan operasi pasar.

“Bagi produsen, bulan Ramadhan dan menjelang idhul fitri, bagi yang nakal cenderung untuk menaik-naikkan harga. Kemudian yang paling bahaya barang kadaluarsa dijual kembali,” tandasnya.

Soal potensi kasus penimbunan barang-barang pokok, lanjut Santoso, itu juga akan ditindak jika aparat (Satgas Pangan) maupun pemerintah daerah menemukan pelaku yang kedapatan menimbun barang kebutuhan pokok. Hal ini menjadi atensinya, mengingat persoalan penimbunan barang menjadi akar persoalan lonjakan harga kebutuhan pokok yang menyulitkan akses masyarakat.

“Artinya mulai saat ini sudah kita pantau ya. Tapi sampai saat ini belum ada penimbunan barang-barang pokok, karena itu pasti merusak harga kebutuhan pokok. Disaat tertentu harga naik, karena memang inginnya keuntungan yang banyak. Tentunya itu akan kami cegah dengan operasi pasar dan pasar murah,” ulasnya.(hms)

Artikel ini telah dibaca 3800 kali

loading...
Baca Lainnya

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

Dr.Muhammad Dofir SH.MH Pimpin Kejaksaan Tinggi JawaTimur

SURABAYA – Rotasi pimpinan di Kejaksaan Tinggj Jawa Timur akhirnya bergulir. Dr Sunarta SH., MH...

14 Oktober 2019, 23:46 WIB

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

loading...