Kamis, 25 April 2019 - 22:18 WIB

DLH Kabupaten Blitar Gelar Saresehan Festival Kali Bersih

Blitar.deliknews – Dalam rangka rangkaian kegiatan Peringatan Hari Air sedunia dan Hari Bumi, Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten (DLH) Blitar menggelar Sarasehan Pekan Festival Sungai/Kali Bersih di Komplek Perum Jasa Tirta 1 Wlingi Raya, Sub Divisi Jasa Asa WS Brantas, 1/2 Bendungan di Kabupaten Blitar, Kamis (25/4/2019).

Dalam sarasehan yang diikuti ratusan peserta terdiri dari, OPD terkait, Camat, kepala desa/kelurahan yang teraliri Sungai Brantas, pemerhati lingkungan seperti Pokmaswas (Kelompok Masyarakat Pengawas) dan Forkasih (Forum Kali Bersih) serta mahasiswa dan pelajar di Blitar, mengungkap permasalahan sampah yang sedang dihadapi secara global pada lingkungan dan sungai.

Setidaknya ada 3 pemateri yang diundang pada hari itu, yaitu dari BBWS Surabaya, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jatim, PJT dan juga Adaptasi Perubahan Iklim dan Ketangguhan (APIK) Project USAID.

Adapun kegiatan itu, dibuka langsung oleh Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Blitar,
Krisna Triatmanto, dilanjutakan dengan pemaparan materi dari ke tiga narasumber lalu diadakan tanya jawab.

Menurut Krisna, Melalui sarasehan ini, dia berharap sungai-sungai yang ada di Kabupaten Blitar memiliki kualitas yang baik dan bisa dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya. Untuk mewujudkan itu, tentunya akan melibatkan stakeholder lainnya terutama masyarakat karena mereka berpotensi untuk menyebabkan pencemaran sungai.

“Dari dialog tersebut diharapkan supaya dapat menggali permasalah yang sedang dihadapi dari keadaan lingkungan dan sungai yang menyangkut masalah persampahan,” ucap Krisna, usai acara.

Selain itu, salah satu tujuan kegiatan ini untuk memberikan pemahaman mengenai kondisi ekosistem saat ini. Kepada peserta saresehan maupun aktivis konservasi dan lingkungan agar dapat menjalin kerja sama yang sinergis dan berkelanjutan dalam berperan menyelamatkan dan memulihkan ekosistem.

“Banyak limbah yang dibuangi ke sungai, seperti kegiatan pariwisata, industri, pertanian dan domestik. Hal ini berpotensi menyebabkan pencemaran sungai dan itu harus ditangani,” tambahnya.

Sementara menurut Hariyono, selaku Kepala Perum Jasa Tirta 1 (PJT 1) Sub Divisi Jasa Asa WS Brantas, 1/2 Bendungan mengatakan, “Peran pemerintah Kabupaten Blitar dalam hal pemeliharaan sungai maupun mengkonservasi sungai Brantas sudah sangat bagus,” ujarnya.

Peran aktif pemerintah daerah untuk menyelenggarakan suatu satu kesatuan sungai, nilai sungai yang terpadu antara pengelola, operator maupun regulator sangat dibutuhkan. Dimana kolaborasi ini, menurut Hari untuk meningkatkan kerjasama dalam menanggulangi permasalahan sampah.

“Ini adalah komitmen kita bersama untuk mengurangi pencemaran dan kerusakan sungai, sehingga perlu dijaga supaya tidak menjadi sumber konflik,” tandas Hari.

Perlu diketahui, adapun puncak acara Hari Bumi dan Air sedunia bakal digelar pada tanggal 27 April 2019 mendatang dan diadakan konservasi ikan bader bank di Desa Tawangrejo, Kecamatan Kesamben dengan menebar benih dan penyisiran sampah di sungai brantas mulai Desa Tawangrejo menuju Desa Yogo dengan penanaman pohon.(kmf).

Artikel ini telah dibaca 4334 kali

loading...
Baca Lainnya

Tipu Nasabah, Kakak Beradik Jadi Pesakitan

SURABAYA – Dua bersaudara yaitu Anggraini Puspitasari dan Arieke Iswanti, akhirnya menjadi pesakitan di PN...

21 Oktober 2019, 19:26 WIB

Penyidik Polres Sampang Dilaporkan Ke Propam. Terkait Kasus Penyerangan Dan Pengerusakan Kantor Media

Surabaya – Merasa kecewa dengan kinerja penyidik Reskrim Polres Sampang, akhirnya kepala wilayah media Jawapes...

20 Oktober 2019, 18:16 WIB

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

loading...