Jawa Timur

Sabtu, 20 April 2019 - 10:13 WIB

2 bulan yang lalu

logo

Selewengkan DD Dan ADD, Bendahara Desa Tuliskriyo Kabur

Blitar.deliknews – Kasus dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) yang dilakukan oleh beberapa perangkat Desa Tuliskriyo, Kecamatan Sanankulon, Kabupaten Blitar, terus didalami Satreskrim Polres Blitar Kota.

Mengutip Surya.co.id, Kapolres Blitar Kota AKBP Adewira Negara Siregar
mengatakan, penyelidikan dugaan kasus penggelapan DD dan ADD di Desa Tuliskriyo sebenarnya sudah terang. Akan tetapi, yang menjadi saksi kunci masih kabur dan belum diketahui keberadaanya.

“Indikasi penyelewengannya ada, tapi kami masih kesulitan memeriksa saksi kunci dalam kasus itu. Saksi kuncinya kabur,” kata Adewira, Jumat (19/4) kemarin.

Menurutnya, sudah 15 saksi yang diperiksa di Mapolres Blitar Kota, termasuk dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Blitar.

Lebih lanjut, Adewira mengatakan, dari beberapa perangkat Desa Tuliskriyo juga sudah diperiksa terkait hal itu.

Sementara, Dwi Novyanto Kabid Pemerintahan Desa dinas PMD Kabupaten Blitar, membenarkan bahwa dirinya telah dimintai keterangan oleh penyidik.

“Benar pak…Dinas PMD sudah dimintai keterangan oleh Polres Blitar Kota,” ungkapnya, Sabtu (20/4/2019) via washapp.

Terkait besaran dana yang diselewengkan, dwi membeberkan sebesar 400 juta selama satu anggran 2018.

“Namun bukan kapasitas dinas PMD untuk menetapkan besaran dana yang diselewengkan,” tandasnya.

Artikel ini telah dibaca 66 kali

Baca Lainnya
loading…