Jumat, 12 April 2019 - 07:28 WIB

Untuk Capaian 100% Air Minum, Pemkab Blitar Sudah Habiskan 11 Milyard Lebih

Blitar.deliknews – Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (PAMSIMAS) adalah salah satu program yang dilaksanakan oleh Pemerintah Indonesia dengan dukungan Bank Dunia, program ini dilaksanakan di wilayah perdesaan dan pinggiran kota.

Ada 19 desa sepanjang tahun 2018, dimana Pemerintah Kabupaten Blitar telah melaksanakan program tersebut. Untuk itu, Kamis (11/4/2019) kemarin, Bupati Blitar Drs. H.Rijanto MM secara simbolis meresmikan program Pamsimas tersebut dengan pemotongan pita dan penandatangan batu prasasti di Desa Tulungrejo, Kecamatan Wates, Kabupaten Blitar.

Menurut Bupati dalam amanahnya mengatakan, program Pamsimas bertujuan untuk meningkatkan jumlah fasilitas pada warga masyarakat kurang terlayani termasuk masyarakat berpendapatan rendah di wilayah pedesaan.

Selain itu, dengan Pamsimas, diharapkan mereka dapat mengakses pelayanan air minum dan sanitasi yang berkelanjutan serta meningkatkan penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Penerapan program ini dalam rangka mendukung pencapaian target MDGs (sektor air minum dan sanitasi) melalui pendekatan pembangunan berbasis masyarakat.

“Kedepan akan kita tingkatkan lagi untuk pemenuhan akses layak air minum masyarakat. Yakni, akses air minum yang mempunyai kualitas dan kuantitas yang tinggi, sehingga pada musim kemarau air minum masyarakat tercukupi,” ujar Rinjanto usai acara peresmian.

“Tidak hanya pemanfaatan air minum saja, namun menjaga kelestarian sumber air dan bangunan adalah tanggung jawab pemerintah desa setempat bersama masyarakat, sehingga adanya Pamsimas ini benar – benar dapat dirasakan,” sambung Bupati.

Sementara, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (DPKP) Agus Santosa mengatakan, “Dalam capaian air bersih diwilayah Kabupaten Blitar adanya peningkatan anggaran ditahun ini. Semula 3,43 milyard untuk tahun 2018 lalu dan sekarang menjadi 6,169 milyard lebih,” pungkasnya.

Perlu dietahui, program Pamsimas ini adalah program ketiga kalinya yang dimulai sejak 2017-2019. Hal ini merupakan komitmen pemerintah pusat untuk capaian air bersih 100% dengan Millennium Development Goals sektor Air Minum dan Sanitasi (WSS-MDG), sedangkan di Kabupaten Blitar alokasi anggaran sudah mencapai 11 milyard untuk program tersebut.(hms)

Artikel ini telah dibaca 13454 kali

loading...
Baca Lainnya

Komandan Puslatpurmar 9 Animha Tuban Bantu Evakuasi Warga Korban Gelombang Tinggi Di Bancar

Tuban – Dampak gelombang tinggi di perairan laut Jawa mengakibatkan beberapa rumah nelayan di daerah...

12 Juli 2020, 13:16 WIB

Setiajit Bakal Bagikan 350 Ribu Masker Di Tuban

Tuban – Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Setiajit terus berupaya...

11 Juli 2020, 23:01 WIB

SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan...

10 Juli 2020, 17:44 WIB

Sekda Tuban Buka Studi Amdal Pembangunan Kilang Minyak Di Tuban

Tuban – Kegiatan Konsultasi Publik yang ke-2 terkait Studi Amdal Pembangunan dan Pengoperasian kilang minyak...

6 Juli 2020, 23:04 WIB

PWI Tuban Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan, Ponpes dan Ta’mir Masjid

TUBAN – Pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban membagikan 1000 masker kepada...

27 Juni 2020, 13:47 WIB

UMKM Binaan SIG Melakukan Inovasi Produk di Masa Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil...

25 Juni 2020, 23:55 WIB

loading...