Selasa, 11 Desember 2018 - 19:01 WIB

DPMPTSP Kabupaten Blitar, Adakan Rapat Sosialisasi Penyusunan Dokumen ICOR , Ini Gunanya !!!

Blitar – Untuk mengukur besarnya tambahan modal yang diperlukan untuk meningkatkan satu unit output (keluaran), maka diperlukan penyusunan Inecremental Capital Output Ratio (ICOR) yang benar. Untuk itu, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kabupaten Blitar bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Blitar menggelar rapat sosialisasi penyusunan dokumen ICOR Senin (11/12) di ruang rapat kantor PDMPSTP.

Tujuan diadakan sosialisasi ini secara umum, menurut Kepala Dinas DPMPTSP Kebupaten Blitar, Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, ME mengatakan, Acara ini dilakukan, untuk mencari dasar yang relevansi bagi perencanaan investasi yang di butuhkan Kabupaten Blitar guna mencapai target pertumbuhan ekonomi yang ditetapkan, ” kata Rully.

Foto : Kepala Dinas DPMPTSP Kebupaten Blitar, Drs. Rully Wahyu Prasetyowanto, ME 

Selain itu, supaya dapat memberikan gambaran mengenai perkembangan nilai investasi total dan sektoral, mengetahui dampak investasi terhadap pembentukan output dan pertumbuhan ekonomi, mengetahui dampak investasi terhadap penyerapan tenaga kerja, dan memberikan informasi tentang sektor strategis yang bisa dijadikan sasaran investasi, ” tambahnya.

Lebih lanjut dikatakan Rully, pertumbuhan ekonomi bukan segala – galanya, namun ekonomi yang tumbuh diharapakan mampu dan mudah untuk mengatasi banyak masalah. Seperti, pengangguran, kemiskinan dan persoalan lainya. Sedangkan target yang diharapkan untuk pertumbuhan ekonomi di wilayah Kabupaten Blitar selalu meningkat. Sejalan dengan itu, Pemkab Blitar telah melakukan berbagai cara termasuk, kemudahan perijinan, sehingga investor tertarik dan menanam modalnya di wilayah kabupaten, memfasilitasi perdagangan antar daerah dan peningkatan infrastruktur di berbagai sektor. Seperti, pariwisata, pertanian, perkebunan, dan perikanan (sarana dan prasarana seperti, pelabuhan dan tempat pelelangan ikan).

Terakhir, ICOR merupakan suatu besaran tanpa satuan hitung yang menunjukkan besarnya tambahan kapital (investasi) baru yang dibutuhkan untuk menaikkan/menambah satu unit output. Nilai ICOR sendiri didapat dengan membandingkan nilai investasi yang ditanamkan terhadap tambahan output yang terjadi sepanjang periode investasi. Besaran ICOR adalah proxy efisiensi sebuah perekonomian dimana semakin rendah nilai ICOR berarti menunjukkan efisiensi relatif suatu perekonomian. Atau dengan kata lain nilai ICOR yang rendah mengindikasikan tingginya produktifitas kapital yang tinggi, ” tutupnya.(kmf)

Artikel ini telah dibaca 379 kali

loading...
Baca Lainnya

Komandan Puslatpurmar 9 Animha Tuban Bantu Evakuasi Warga Korban Gelombang Tinggi Di Bancar

Tuban – Dampak gelombang tinggi di perairan laut Jawa mengakibatkan beberapa rumah nelayan di daerah...

12 Juli 2020, 13:16 WIB

Setiajit Bakal Bagikan 350 Ribu Masker Di Tuban

Tuban – Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Setiajit terus berupaya...

11 Juli 2020, 23:01 WIB

SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan...

10 Juli 2020, 17:44 WIB

Sekda Tuban Buka Studi Amdal Pembangunan Kilang Minyak Di Tuban

Tuban – Kegiatan Konsultasi Publik yang ke-2 terkait Studi Amdal Pembangunan dan Pengoperasian kilang minyak...

6 Juli 2020, 23:04 WIB

PWI Tuban Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan, Ponpes dan Ta’mir Masjid

TUBAN – Pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban membagikan 1000 masker kepada...

27 Juni 2020, 13:47 WIB

UMKM Binaan SIG Melakukan Inovasi Produk di Masa Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil...

25 Juni 2020, 23:55 WIB

loading...