Jawa Timur

Senin, 19 November 2018 - 22:55 WIB

5 bulan yang lalu

logo

Berkedok Rekrutmen Pegawai PT KAI, Puluhan Juta Sudah Dikantongi. Apesnya Dipenjara !!!

Blitar – Ingin hidup mewah namun tanpa keringat, Dadang Dwi Setiawan (50), pria asal Kelurahan Sumengko, Kecamatan Kwadungan, Kabupaten Ngawi, harus berurusan dengan Satreskrim Polres Blitar, lantaran terbukti melakukan aksi penipuan berkedok rekrutmen pegawai PT KAI melalui media sosial.

Modusnya, melalui akun facebook, pelaku memposting rekrutmen pegawai PT KAI kemudian di share ke group ” Info Bocah Blitar ” dengan akun ” Dadang Dwi Setiawan “.

” Untuk menarik korban, pelaku bermodus membuka akun Facebook dan memasang iklan lowongan pekerjaan rekrutmen pegawai PT KAI melalui grup Facebook Bocah Blitar, ” kata Kapolres Blitar, AKBP Anissullah M Ridha, Senin (19/11). Melalui releacenya.

Selain itu, menurut Anissullah, didalam akunya pelaku memasang nomer hand phone (HP) supaya calon korban menghubunginya, selanjutnya korban dimintai uang untuk pelolosan seleksi.

Tambahnya, dari modus operandinya berkedok rekrutmen pegawai PT KAI, sudah 4 orang yang berhasil di tipu. Sialnya, salah satu korban berhasil mengungkap kejahatanya karena di rasa ada yang ganjil terhadap postinganya di akun facebook dengan kecurigaan postingan lain berupa jasa susuk dan penglarisan.

” Meski, korban sudah menyerahkan persyaratan berupa fotocopy KK, KTP dan Ijazah Serta mentrasfer uang senilai Rp. 23.500.000, yang tak kunjung di panggil, akhirnya korban mempuyai niat untuk menjebak pelaku dengan memesan barang susuk dan mengajak pelaku bertemu di terminal patria. Bertemu, langsung di serahkan ke Polres Blitar untuk mempertanggung jawabkan tindak kejahatanya, ” tambah Anissullah

Dari hasil pemeriksaan, terungkap pelaku juga pernah melakukan penipuan dengan modus yang sama saat rekrutmen CPNS tahun 2014. Korbanya adalah sejumlah orang di Kabupaten Ngawi.

“Menurut keterangan pelaku, sebelum di Blitar pelaku juga pernah melakukan penipuan dengan modus yang sama di Kabupaten Ngawi. Saat ini kami masih melakukan koordinasi dengan Polres Ngawi terkait hal tersebut,” pungkas Kapolres Blitar.

Pelaku dijerat dengan pasal 378 KUHP tentang penipuan, dengan ancaman hukuman pidana penjara paling lama 4 tahun.

Artikel ini telah dibaca 64 kali

Baca Lainnya
loading…