Selasa, 18 September 2018 - 14:05 WIB

Pembangunan Pasar Kanigoro Dipersoalkan, Ini Sebabnya

Blitar – Proyek yang dikerjakan oleh PT Sarana Multi Usaha yang ber – KSO dengan PT Sarana Dwimakmur dengan nilai kontrak kurang lebih 5,815 M mendapatan sorotan miring dari informasi masyarakat terkait pelaksanaan pembangunan proyek pasar yang berada di Kecamatan Kanigoro, terjawab sudah saat informasi itu di klarifikasi oleh Heri selaku konsultan pengwas saat dilokasi pekerjaan, Selasa (18/9/18).

” kami selaku konsultan sudah melakukan pengawasan sesuai tupoksi dan standart pengawasan “, kata Heri.

Perihal pembesian yang mana telah menjadi sorotan publik , untuk ” ukuran ” tidak sesuai gambar perencanaan, Heri menerangkan.

” untuk pembesian memang di dalam RKS adalah D 14 mm namun pelaksanaan kontraktor menyatakan bahwa besi tersebut sudah tidak ada di pasaran (red, pabrik tidak produksi). namun kami sudah melakukaan koordinasi dengan pihak – pihak terkait mengenai perubahan Diameter Besi , untuk mengganti dengan ukuran Diameter yang mendekati dan perubahan tersebut dilakukan tanpa meninggalkan kaidah teknis ( struktur) , hal tersebut di atas juga melalui pembahasan dengan konsultan perencana, PUPR ( dinas teknis) serta kontraktor secara komprehensip ” jelasnya.

terkait nantinya adanya pengurangan pada volume pembesian , lebih lanjut Heri menambahkan keteranganya.

” betul nantinya volume dari perubahan setelah kita konversi berapa sisa kurang /lebih volumenya harus dihitung untuk dipertanggung jawabkan, solusinya yaitu akan di dilakukan Mutual Chek (MC) dialihkan dengan sistem tambah kurang pekerjaan (red, CCO) ” tandasnya.

Foto : batu gebal yang di gunakan bercampur batu gombong

Perlu diketahui, untuk pelaksanaan proyek Pembangunan Pasar Kanigoro saat ini masih tahap pekerjaan pondasi dan perlu diketahui bahwa batu gebal yang di gunakan untuk pondasi, adanya campuran batu gombong, mutu pasir juga kurang bagus ( red, seperti pasir uruk) dari awal pihak konsultan pengawas sudah memperingatkan melalui buku direksi agar melaksanakan pekerjaan sesuai RKS dan pelaksana pekerjaan bersedia memilah batu gombong untuk tidak dipasang”, janjinya

Artikel ini telah dibaca 213 kali

loading...
Baca Lainnya

Permudah Layanan Paspor , Kantor Imigrasi Buka ULP Di BG Juntion

SURABAYA – Warga Surabaya kini benar benar dimanjakan oleh Imigrasi. Saat ini masyarakat yang akan...

16 Oktober 2019, 15:20 WIB

Maraknya Judi Stasiun Wonokromo, KAI Berjanji Akan Lakukan Gebrakan Selama 1 Bulan

Surabaya – Stasiun Wonokromo nampaknya menjadi surga para pejudi dan pelaku prostitusi kelas teri. Setiap...

15 Oktober 2019, 07:57 WIB

Simpan Sabu Pemuda Donowati Dituntut 6 Tahun Penjara

SURABAYA – Eko Siswanto alias Ajis (35) terdakwa narkoba asal Donowati,IV Surabaya akhirnya dituntut 6...

15 Oktober 2019, 00:37 WIB

Simpan Narkoba Di Dalam Bra, Gadis Asal Lamongan Jadi Terdakwa, Diancam 12 Tahun Penjara

SURABAYA – Hanya karena menyimpan sabu sabuvfalam bra gadis mungil asal Lamongan Novita Yulia Ningsih...

15 Oktober 2019, 00:18 WIB

Dr.Muhammad Dofir SH.MH Pimpin Kejaksaan Tinggi JawaTimur

SURABAYA – Rotasi pimpinan di Kejaksaan Tinggj Jawa Timur akhirnya bergulir. Dr Sunarta SH., MH...

14 Oktober 2019, 23:46 WIB

Hindari Politik Uang, Bupati Blitar Ajak Deklarasi Damai

Blitar.deliknews – Terkait Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak yang bakal digelar 15 Oktober 2019 mendatang...

Ketua DPRD Kabupaten Blitar, Suwito Saren Satoto. (foto/Bang Jun)

10 Oktober 2019, 18:01 WIB

loading...