Selasa, 14 Agustus 2018 - 06:40 WIB

Tak Kunjung Direlokasi, Pedagang Pasar Legi Gruduk Kantor DPR

Blitar – Bertahun – tahun hanya mendengar janji angin surga dari Pemerintah Kota Blitar, beberapa Paguyupan pedagang pasar legi mengruduk Kantor DPRD Kota Blitar dalam agenda dengar pendapat guna menyampaikan aspirasi dan menuntut kejelasan masalah pembangunan kembali dan relokasi yang tidak kunjung dilaksanakan, Senin (13/8).

Kekesalan pedagang muncul dikarenakan sudah terlalu lama masalah pembangunan kembali (red.akibat kebakaran) dan penempatan relokasi yang layak tidak kunjung dilaksanakan, sehingga menurut Ketua Paguyupan Pedagang Pasar Legi Suhani, hal ini perlu disampaikan kepada dewan yang terhormat.

Pertemuan ini didasari karena para pedagang Pasar Legi sudah dua tahun lebih atau tepatnya sudah 26 bulan belum ada realisasi atas pembangunan kembali, dimana Pasar Legi terbakar dan mengakibatkan hampir 1.200 pedagang kehilangan mata pencahariannya sehingga sampai sekarang sebagian pedagang belum juga bisa berdagang kembali “, tuturnya.

Dia juga menyampaikan kekecewaanya atas Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Arianto yang sangat diharapkan hadir oleh para pedagang untuk dapat memberi tanggapan pada forum ini, dimana dia selaku stake holder untuk memberikan penjelasan, tidak hadir pada acara ini.

“ Selama ini Kami menilai sosok Kepala Disperindag Kota Blitar sudah tidak layak menjabat, dan patut untuk dipertayakan ketidak hadiranya. Tambah lagi dalam menangani sebuah masalah sering menggunakan kekuasaannya untuk mengintimidasi kami para pedagang “, terang Suhani.

Hal Senada juga di sampaikan salah satu pedagang Adi Santoso, meminta kepada dewan untuk benar – benar mendengarkan aspirasi mereka, tidak hanya sebatas normatif dan sebatas retorika saja, tapi harus juga harus terjun ke lapangan untuk mengetahui persis fakta dilapangan, karena menurutnya dewan juga memiliki kewenangan itu.

“ kami sudah bosan dengan janji – janji, Yang kami inginkan kejelasan dan bukti, sudah lama kami tidak berdagang, dan jangan salahkan kami jika tidak segera direlokasikan kami akan menduduki kantor Pemkot untuk tempat berjualan “, ancam Adi dengan nada geram.

Sementara Wakil Ketua DPRD Kota Blitar Totok Sugiartono beserta 4 anggota komisi 2 yang menerima aspirasinya mereka mengatakan,

“ bahwa kami sesuai norma, standar dan prosedur bahwa DPRD tidak punya kewenangan menghadirkan OPD untuk dihadirkan dalam dengar pendapat umum kecuali dalam rapat dengar pendapat dimana dihadiri oleh Walikota “, jelasnya.

Perlu diketahui bahwa dalam dengar pendapat itu, dalam waktu dekat ini, dewan akan mendesak Pemkot untuk segera merelokasi para pedagang dan pembahasan pembangunan Pasar Legi sebenarnya sudah dilaksanakan hari ini melalui sidang paripurna pembahasan  KUA – PPAS ( Kebijakan Umum Anggran Prioritas Plapon Anggran Sementaran ) RAPBD 2019 sebesar 50 milyard.

Artikel ini telah dibaca 84 kali

loading...
Baca Lainnya

Status 30 ODR, Pemdes Kebomlati Galang Disinfektan

Tuban – Pemerintah Desa Kebomlati, Kecamatan Plumpang, Kabupaten Tuban meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid...

31 Maret 2020, 23:44 WIB

Gubernur Jatim Gelar Vidio Conference Sama Bupati/Walikota Se-Jatim Membahas Percepatan Penanggulangan Covid-19

Tuban – Gubernur Jawa Timur didampingi Wagub dan Sekda Jawa Timur melangsungkan video conference bersama...

27 Maret 2020, 23:12 WIB

Cegah Covid -19, KPP Pratama Tuban Melakukan Penyemprotan Disinfektan

Tuban – Upaya KPP Pratama Tuban dalam meningkatan kewaspadaan atas pencegahan penyebaran Covid – 19...

24 Maret 2020, 20:45 WIB

BPBD Tuban Kembali Semprot Fasum Dengan Disinfektan

TUBAN – Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tuban kembali melakukan penyemprotan cairan Disinfektan...

21 Maret 2020, 19:49 WIB

Pembakar Isteri Asal Surabaya Akhirnya Divonis Tujuh Tahun Penjara

SURABAYA – Kasus pembakaran isteri yang dilakukan oleh Maspuryanto bin Jamani memasuki sidang putusan. Terdakwa...

18 Maret 2020, 18:03 WIB

Bupati Tuban Menerbitkan Surat Edaran Tentang Covid-19

Tuban – Pemkab Tuban bergerak cepat dalam peningkatan kewaspadaan terhadap wabah Covid-19. Menindak lanjuti Surat...

16 Maret 2020, 21:00 WIB

loading...