Jumat, 10 Agustus 2018 - 13:22 WIB

Curi Talang Terekam CCTV, Tukang Sayur Diciduk Polisi

Blitar- Pulang kerja ingin dapat setoran banyak, dua orang pedagang sayur ini sempatkan ambil talang seng. Sayang mereka mengambil talang ini di toko banguanan tanpa membayar dan terekam CCTV membuat dua pria ini diciduk polisi.

Mereka diantaranya, Gangsar Ihsan (49) warga Kelurahan Punten, Kecamatan Bumiayu, Kota Batu dan Nurid (48) warga Desa Senggenh, Kelurahan Pakisaji, Kabupaten Malang. Keduanya kini ditahan di Mapolres Blitar Kota.

Wakapolres Blitar Kota, Kompol Widarmanto dalam press release Jumat (10/8/2018) mengungkapkan kasus pencurian ini diketahui dari laporan toko bangunan Rizki Abadi di Desa Kemloko, Kecamatan Nglegok, Kabupaten Blitar, yang mengaku kehilangan talang seng dagangannya pada Senin (23/7/2018) sore pukul 16.00.

“Setelah mereka melapor dua rol talangnya hilang petugas reskrim melakukan olah TKP. Ternyata kita temukan kejadian pencurian itu terekam CCTV toko. Dari situ kita ketahui talang diangkut pelaku pakai mobil pikab Daihatsu N-8893-KF. Dari melihat kendaraan ini kita lacak dan ketemu lokasi pelaku tinggal,” ungkapnya.

Lanjut Widarmanto, modus pencurian yakni pelaku melakukan survei terlibih dahulu. Pelaku melihat satu persatu toko yang terlihat sepi, dan di toko sepi inilah pelaku melancarkan aksinya mengambil barang di toko ini tanpa diketahui pemiliknya.

“Dan dengan cara ini ternyata pelaku mengaku telah berhasil melakukan empat kali pencurian di empat toko yang ada di Blitar,” ujarnya.

Akibat pencurian ini para pelaku diancam pasal 363 KUHP. Dari pencurian dua buah roll talang seng, toko ini merugi sebesar Rp. 2.850.000. “Hukumannya lima tahun penjara,” kata wakapolres.

Sementara, pelaku ini mengaku mencuri tujuannya untuk menambah penghasilan. Dimana dia setiap pagi mengirim sayuran-sayuran dari wilayah Malang ke Blitar.

Daripada pulang tidak bawa apa-apa mereka memilih mengangkut barang-barang temuan di jalan untuk dibawa dan di jual kembali di rumah.

“Jadi dari pada pikab kosong kita angkut barang,” aku salah satu pelaku pencurian.

Dia mengaku memilih toko banguanan sebagai sasarannya lantaran rata-rata toko ini sepi. Membuat dia sempat berhasil mencuri empat kali.

“Karena sepi toko banguanan. Saya ambil talang di toko bangunan sudah 4 kali,” ucapnya.

 

Artikel ini telah dibaca 106 kali

loading...
Baca Lainnya

Komandan Puslatpurmar 9 Animha Tuban Bantu Evakuasi Warga Korban Gelombang Tinggi Di Bancar

Tuban – Dampak gelombang tinggi di perairan laut Jawa mengakibatkan beberapa rumah nelayan di daerah...

12 Juli 2020, 13:16 WIB

Setiajit Bakal Bagikan 350 Ribu Masker Di Tuban

Tuban – Sebagai anggota Gugus Tugas Percepatan Penanggulangan Covid-19 Provinsi Jawa Timur, Setiajit terus berupaya...

11 Juli 2020, 23:01 WIB

SIG Terapkan Teknik Reklamasi Sistem Baru di Lahan Pascatambang Pabrik Tuban

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) berkomitmen selalu menjaga kelestarian alam dalam menjalankan...

10 Juli 2020, 17:44 WIB

Sekda Tuban Buka Studi Amdal Pembangunan Kilang Minyak Di Tuban

Tuban – Kegiatan Konsultasi Publik yang ke-2 terkait Studi Amdal Pembangunan dan Pengoperasian kilang minyak...

6 Juli 2020, 23:04 WIB

PWI Tuban Bagikan 1000 Masker Kepada Pengguna Jalan, Ponpes dan Ta’mir Masjid

TUBAN – Pengurus dan anggota Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Tuban membagikan 1000 masker kepada...

27 Juni 2020, 13:47 WIB

UMKM Binaan SIG Melakukan Inovasi Produk di Masa Pandemi Covid-19

Tuban – PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) terus berupaya meningkatkan kinerja Usaha Mikro, Kecil...

25 Juni 2020, 23:55 WIB

loading...